UNH Jalani Visitasi Ditjen Dikti, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Mutu

  • Bagikan

MAKASSAR, RAKYATSULBAR.COM – Alih kelola Universitas Teknologi Sulawesi Utara oleh Yayasan Cendekia Purihita, menjadi Universitas Nusantara Harapan (UNH) memasuki tahap akhir.

Tim Direktorat Kelembagaan Ditjen Dikti melakukan evaluasi dan visitasi atas kesiapan yayasan menjalankan. UNH yang berlokasi di J HM Yasin Limpo, Romang Polong, Samata, Kecamatan Somba Opu, Gowa, Kamis, 5 Februari Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr Andi Lukman, menyampaikan alih kelola tersebut merupakan langkah strategis dalam rangka penguatan tata kelola dan keberlanjutan penyelenggaraan pendidikan tinggi

Proses visitasi yang dilakukan tidak hanya menekankan aspek administratif dan kepatuhan regulasi. Tetapi juga memastikan bahwa institusi memiliki arah pengembang an yang jelas, sehat secara kelembagaan, dan berorientasi pada peningkatan mutu.

 “Kami memandang alih kelola ini sebagai momentum transformasi untuk membangun universitas yang dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi saat ini,” kata Andi Lukman.

Menurutnya, perguruan tinggi dituntut tidak hanya melahirkan lulusan, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

LLDIKTI Wilayah IX berkomitmen untuk terus melaku kan pendampingan dan pengawasan agar Universitas Nusa Harapan ke depan mampu tumbuh sebagai perguruan tinggi yang bermutu.

Terkait visitasi tersebut, Rektor UNH, Prof Dr Jasruddin mengaku sangat bersyukur dan bangga bisa diberi kesempatan dan dinyatakan layak untuk divisitasi.

Kelayakan visitasi itu ditentukan setelah evaluasi dokumen pada Akun SIAGA UNH. “Artinya, apa yang dikerjakan oleh tim atas dukungan dana dan moril dari Yayasan mulai menunjukan hasil,” kata Prof Jasruddin.

Mantan Kepala Kopertis ini juga menyampaikan harapan nya UNH bisa mendapat SK operasional.

Sementara Ketua Yayasan Cendikia Purihita, HM Kadir Halid menyampaikan harapannya setelah visitasi ini ada kesempatan dari tim melakukan penilaian, dan segera memberi izin UNH bisa segera beroperasi.

“Kalaupun ada kekurangan, kita akan benahi. Mereka (Tim Dikti) masih bersidang, harapan kami semua supaya tahun ini kita sudah bisa beroperasi, menerima mahasiswa baru,” beber Kadir Halid yang juga Ketua Komisi D DPRD Sulsel ini.

Area kampus UNH sendiri mencakup luas kurang lebih 14,4 hektare dan saat ini memliki sedikitnya 50 tenaga dosen dengan kualifikasi pendidikan doktoral (S-3) dan magister (S-2) dari delapan program studi, serta puluhan tenaga kependidikan (tendik). yang mengikuti proses visitasi. (*)

  • Bagikan