MAMUJU, RAKYATSULBAR.COM — Polresta Mamuju menerima surat pemberitahuan rencana aksi unras di Polresta Mamuju dari Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi, yang akan dipimpin oleh Jenderal Lapangan saudara Muh. Kadri, Senin 12 Januari 2026
Menindaklanjuti surat pemberitahuan tersebut, Kasi Humas Polresta Mamuju Iptu Herman Basir menyampaikan imbauan kepada seluruh massa aksi agar selalu berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Hal ini dilakukan demi menjamin terselenggaranya aksi secara aman, tertib, dan kondusif.
Pihaknya tegaskan bahwa pihak kepolisian selalu mendukung dan tidak melarang aksi unras namun massa aksi diminta agar tidak melakukan tindakan anarkis serta senantiasa menjaga ketertiban umum.
Selain itu, peserta aksi diharapkan menghormati hak pengguna jalan lainnya selama berada di jalan, tidak melakukan pembakaran ban, serta mematuhi aturan lalu lintas.
Hal itu, Kasi Humas Polrseta Mamuju, Herman Basir, mengingatkan agar aksi unras tidak dijadikan sebagai pelampiasan emosi terhadap aparat kepolisian.
“Perlu dipahami bahwa kehadiran polisi dalam setiap kegiatan unras untuk memberikan pelayanan, pengamanan, dan pengawalan agar aksi dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tertib, sehingga aspirasi yang disampaikan dapat didengar langsung oleh para pejabat atau pihak terkait,”paparnya.
Dengan kerja sama yang baik antara massa aksi dan aparat kepolisian, diharapkan pelaksanaan unjuk rasa dapat berlangsung secara damai serta situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polresta Mamuju tetap terjaga dengan aman dan kondusif. (*)








