JAKARTA, RAKYATSULBAR.COM –– Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia secara resmi melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, Administrator, serta Pejabat Fungsional Tertentu di lingkungan BPS, pada Senin, 20 Januari 2026, bertempat di Gedung 1 Lantai 10 BPS RI, Jakarta.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti.
Salah satu pejabat yang dilantik dalam kesempatan tersebut adalah Suri Handayani, S.Si., M.Si., yang secara resmi mengemban amanah sebagai Kepala BPS Provinsi Sulawesi Barat.
Momentum Penguatan Kepemimpinan Statistik
Dalam sambutannya, Kepala BPS RI menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola statistik nasional, peningkatan kualitas data, serta percepatan transformasi statistik yang adaptif terhadap kebutuhan pembangunan.
“Pelantikan ini sekaligus menandai dimulainya tanggung jawab baru bagi para pejabat untuk menjaga integritas, profesionalisme, serta memastikan data statistik yang dihasilkan BPS tetap menjadi rujukan utama dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan nasional maupun daerah,”terang Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti.
Jejak Panjang Pengabdian di Dunia Statistik
Suri Handayani lahir di Semarang, 9 Maret 1974. Perjalanan kariernya di BPS mencerminkan dedikasi panjang dan konsistensi dalam pengembangan statistik resmi. Ia memulai pengabdian sejak tahun 1998 dan telah menempati berbagai posisi strategis, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Sebelum dilantik sebagai Kepala BPS Provinsi Sulawesi Barat, Suri Handayani menjabat sebagai Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Sulawesi Selatan.
Pengalamannya juga mencakup jabatan sebagai Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik di BPS Provinsi Sulawesi Selatan dan Gorontalo, serta berbagai posisi struktural dan fungsional lainnya di BPS Kabupaten Soppeng dan Pohuwato.
Dengan latar belakang pendidikan Diploma Ilmu Statistik, Sarjana Statistik, serta Magister Pengelolaan Lingkungan Hidup dari Universitas Hasanuddin, Suri Handayani dikenal memiliki perspektif statistik yang komprehensif, menggabungkan ketelitian data dengan pemahaman konteks pembangunan berkelanjutan.
Di luar tugas kedinasan, ia dikenal memiliki kegemaran memasak, sebuah hobi yang mencerminkan ketekunan, kreativitas, dan perhatian pada detail nilai-nilai yang juga relevan dalam pengelolaan data statistik.
Harapan untuk Statistik Sulawesi Barat
Pelantikan Suri Handayani sebagai Kepala BPS Provinsi Sulawesi Barat diharapkan dapat semakin memperkuat peran BPS sebagai penyedia data statistik yang akurat, mutakhir, dan relevan bagi pemerintah daerah serta masyarakat Sulawesi Barat.
Dengan pengalaman lintas wilayah dan lintas jabatan yang dimiliki, Suri Handayani diharapkan mampu mendorong penguatan statistik sektoral, meningkatkan literasi data, serta memastikan statistik menjadi dasar utama dalam pengambilan kebijakan pembangunan di Provinsi Sulawesi Barat.
Dilantik Bersama Puluhan Pejabat BPS
Selain Kepala BPS Provinsi Sulawesi Barat, dalam pelantikan ini Amalia juga melantik 49 pejabat lainnya, terdiri dari jajaran pimpinan pusat hingga kepala BPS provinsi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sekretaris Utama BPS, para Deputi, Direktur, Inspektur, Kepala Biro, serta Kepala BPS Provinsi di seluruh Indonesia.
Pelantikan serentak ini menjadi simbol komitmen BPS dalam memperkuat organisasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kualitas data demi mendukung pembangunan nasional berbasis bukti. (*)








