Black box sendiri adalah perangkat penting pada pesawat yang dirancang untuk merekam data penerbangan dan suara kokpit. Perangkat kunci untuk mengungkap penyebab kecelakaan pesawat itu umumnya berwarna orange agar mudah ditemukan ketika pesawat kecelakaan.
Black box pesawat ATR 42-500 yang ditemukan itu sebanyak dua buah, yang salah satunya adalah CVR. Panglima Kodam Hasanuddin Mayor Jenderal Bangun Nawoko, menyatakan kedua perangkat penting tersebut ditemukan dalam kondisi utuh dan selanjutnya akan diberikan pada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
“Selain fokus mencari dan mengevakuasi korban, tim di lapangan juga difokuskan untuk menemukan dan mengevakuasi kotak hitam. INi nanti akan diserahkan ke kepala Basarnas atau KNKT untuk diselidiki lebih lanjut,” kata Bangun di Posko Advance Jungle Unit (AJU), di Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Rabu (21/1/2026) petang.
Sebagaimana diketahui, di hari keempat operasi SAR pesawat ATR 42-500, Selasa (20/1/2025), ada satu tim khusus yang diberangkatkan ke sekitar lereng Gunung Bulusaraung. Tugasnya adalah menemukan black box atau kotak hitam di ekor pesawat yang sudah diketahui titiknya, sambil mencari korban di sekitar jalur.
Bangun mengatakan, keberhasilan evakuasi black box merupakan hasil kerja tim SAR gabungan dari seluruh unsur yang terlibat, dengan modal perencanaan matang dan evaluasi secara berkala. “Kami sampai membekali mereka dengan ransum tempur,” imbuh Bangun.








