MAJENE, RAKYATSULBAR.COM — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan penutupan sementara SPBU Malunda merupakan bagian dari langkah pengendalian operasional pasca insiden kebakaran yang bertujuan memastikan aspek keselamatan, keandalan sarana, serta kepatuhan terhadap standar operasional yang berlaku sebelum SPBU kembali melayani masyarakat.
Saat ini, evaluasi teknis dan administrasi terhadap SPBU Malunda terus dilakukan secara menyeluruh. Proses ini mencakup pemeriksaan sarana dan fasilitas, sistem keselamatan, serta kesiapan operasional agar aktivitas penyaluran BBM dapat berjalan aman dan sesuai ketentuan.
Sales Branch Manager (SBM) Sulselbar V Fuel, Fandy Achmad, menjelaskan penutupan sementara dilakukan sebagai bagian dari prosedur pengamanan operasional pasca insiden.
“Evaluasi SPBU Malunda dilakukan untuk memastikan seluruh aspek operasional telah memenuhi standar keselamatan dan kelayakan. Setelah seluruh tahapan evaluasi dinyatakan terpenuhi, operasional SPBU dapat kembali dijalankan secara bertahap sesuai ketentuan,” jelas Fandy.
Seiring dengan proses evaluasi tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memastikan ketersediaan stok BBM dalam kondisi aman di Fuel Terminal. Untuk menjaga kelancaran layanan kepada masyarakat, Pertamina juga melakukan pengaturan distribusi melalui SPBU terdekat, termasuk SPBU Tapalang, yang dapat diakses masyarakat sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan BBM di wilayah Malunda dan sekitarnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menegaskan bahwa keselamatan dan keberlanjutan layanan menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional.
“Setiap langkah yang diambil mengacu pada prinsip keselamatan dan kepatuhan terhadap regulasi. Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa penyaluran BBM dilakukan melalui sarana yang telah memenuhi standar, sehingga layanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan andal dan berkelanjutan,” ujar Rum.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk memantau kondisi lapangan serta memastikan distribusi BBM tetap terkendali selama proses evaluasi berlangsung. Informasi terkait perkembangan operasional SPBU Malunda akan disampaikan sesuai dengan hasil evaluasi yang telah ditetapkan.
Sebagai bagian dari komitmen dalam menjaga ketersediaan energi, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus menjalankan fungsi pengawasan dan pengendalian operasional SPBU secara konsisten, guna memastikan layanan energi bagi masyarakat dapat diberikan secara aman, tertib, dan sesuai standar yang berlaku. (*)








