ASN Kemenag Gowa Galang Sedekah Pohon, Gerakan Sejuta Matoa untuk Selamatkan Sumber Air Sulsel

  • Bagikan

GOWA, RAKYATSULBAR.COM – Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Gowa menggagas gerakan sedekah pohon matoa sebagai bagian dari program penghijauan dan pelestarian lingkungan. Melalui aksi kolektif ini, ribuan bibit dibeli, didistribusikan lintas daerah, hingga diwajibkan untuk ditanam oleh seluruh ASN dan P3K.

Gerakan tersebut resmi diluncurkan dalam agenda Launching Penanaman Sejuta Pohon Matoa pada 10 Maret 2025 lalu. Program ini menjadi bagian dari kampanye ekoteologi dan semangat “Sulsel Go Green” yang mendorong pelestarian alam berbasis nilai keagamaan.

Kepala Kantor Kemenag Gowa, Jamaris, menjelaskan bahwa pembelian bibit matoa dilakukan dari berbagai daerah, seperti Kediri, Maros, Bulukumba, Bantaeng, hingga Takalar, serta sumbangan dari sejumlah satuan kerja.

“Dananya dari sedekah pohon karyawan ASN Kemenag Gowa. Jadi ini murni gerakan gotong royong,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Tak hanya untuk kebutuhan internal, bibit matoa juga didistribusikan ke sejumlah kabupaten/kota yang membutuhkan, antara lain Tana Toraja, Wajo, Parepare, Pangkajene dan Kepulauan, Makassar, Kepulauan Selayar, dan Sinjai.

Sekitar 3.000 pohon secara khusus disiapkan untuk ditanam oleh seluruh pegawai di kantor, madrasah, sekolah, serta rumah ibadah di Gowa. Penanaman juga diwajibkan bagi ASN dan P3K sebagai bentuk komitmen nyata terhadap lingkungan.

melainkan simbol loyalitas terhadap gagasan ekoteologi Kementerian Agama.

“Ini bukan hanya tanam pohon, tapi komitmen menjaga ciptaan Tuhan. Kami canangkan juga gerakan siswa dan santri menanam,” tegasnya.

Ia menambahkan, Gowa memiliki peran vital sebagai daerah resapan air dengan empat bendungan besar yang menyuplai kebutuhan air bagi jutaan warga di Sulawesi Selatan, termasuk kawasan Jeneponto dan sekitarnya.

“Kalau pohon berkurang, sumber air ikut terancam. Karena itu, menanam hari ini sama dengan menjaga masa depan 2,5 juta penduduk Sulsel,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan