MAMUJU, RAKYATSULBAR.COM – Komitmen mempercepat peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026 terus ditunjukkan Bapenda Sulbar melalui inovasi pelayanan jemput bola. Melalui UPTD Pelayanan Pajak Mamuju, layanan Samsat Keliling (Samkel) yang digelar di halaman Kantor Camat Sampaga, Rabu (4/3/2026), berhasil membukukan penerimaan sebesar Rp14.042.300 ke kas daerah.
Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari Rabu ini menjadi solusi nyata bagi masyarakat Kecamatan Sampaga dan sekitarnya untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan tanpa harus datang ke kantor Samsat induk.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.
Dalam layanan kali ini, petugas gabungan Samsat yang terdiri dari unsur Bapenda dan personel Direktorat Lalu Lintas Polda Sulbar mencatat 27 wajib pajak terlayani. Rinciannya, 23 unit kendaraan roda dua dan 4 unit kendaraan roda empat melakukan pembayaran pajak tahunan.
Menariknya, mayoritas transaksi dilakukan secara non-tunai melalui barcode QRIS. Hal ini menunjukkan semakin meningkatnya literasi digital masyarakat sekaligus mendukung transparansi dan akuntabilitas penerimaan daerah.
Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa optimalisasi layanan keliling menjadi salah satu strategi konkret dalam mengakselerasi capaian PAD 2026.
“Layanan Samsat Keliling ini bukan hanya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendorong kepatuhan wajib pajak. Kita ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan kemudahan, sementara daerah memperoleh pendapatan secara maksimal dan akuntabel,” ujarnya.
Ia menambahkan, pola pelayanan berbasis jemput bola akan terus diperluas, terutama di wilayah dengan potensi kendaraan bermotor yang cukup besar namun akses ke kantor pelayanan masih terbatas.
Dengan capaian Rp14,04 juta dalam satu hari layanan di Sampaga, Bapenda Sulbar optimistis tren positif ini akan terus berlanjut dan berkontribusi signifikan terhadap target PAD Tahun 2026, sekaligus memperkuat fondasi tata kelola keuangan daerah yang transparan, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. (*)








