PANGKEP, RAKYATSULBAR.COM – Kantor BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Pangkajene dan Kepulauan menggelar sosialisasi manfaat program dan sistem keagenan PERISAI kepada seluruh Camat se-Kabupaten Pangkep dalam program 1 Agen per Kelurahan/Desa.
Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Pangkajene dan Kepulauan, Muliyati Nasrun menyampaikan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan untuk seluruh pekerja di Indonesia. “BPJS Ketenagakerjaan adalah untuk seluruh pekerja di Indonesia termasuk tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia,” tegasnya.
Dalam hal ini Mulya mengajak kepada Para Camat untuk untuk menjadi bagian dari program strategis ini yang merupakan turunan dari program strategis Bupati dan Wabup terpilih dalam rangka peningkatan kesejahteraan sosial dengan melindungi seluruh pekerja di wilayah masing-masing dengan program BPJS Ketenagakerjaan.
Seluruh Camat diminta untuk merekrut agen PERISAI atau Penggerak Jaminan Sosial Indonesia BPJS Ketenagakerjaan. PERISAI adalah agen yang bertugas untuk mengedukasi, mensosialisasikan, serta memberikan pemahaman program BPJAMSOSTEK kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Asisten I Setda Kabupaten Pangkep Drs. Thamrin Taba, M.Pd “Masih banyak masyarakat di desa yang belum tau program BPJAMSOSTEK, dengan menunjuk agen PERISAI diharapkan program BPJAMSOSTEK dapat disebarluaskan sehingga peningkatan angka kepesertaan yang saat ini 39% dapat meningkat,” harapnya.
“BPJAMSOSTEK memiliki lima program, yang pertama Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), yang kedua Jaminan Kematian (JKM), ketiga Jaminan Hari Tua (JHT), keempat Jaminan Pensiun (JP) dan terakhir adalah Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP),” ucap Mulya.
Diketahui JKK merupakan manfaat berupa uang tunai dan/atau pelayanan kesehatan yang diberikan pada saat Peserta mengalami Kecelakaan Kerja atau penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja.
JKM memiliki manfaat uang tunai yang diberikan kepada ahli waris ketika peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja.
JHT adalah program perlindungan yang diselenggarakan dengan tujuan untuk menjamin agar peserta menerima uang tunai apabila memasuki masa pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia.
Mulya juga menambahkan coverage perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Pangkep memang masih dikategorikan rendah. “Namun, saya yakin dengan partisipasi seluruh organisasi pemerintah daerah, Pemerintah kecamatan, Pemerintah Desa/Kelurahan kenaikan angka UCJ bisa kita capai” terangnya. (*)








