JAKARTA, RAKYATSULBAR.COM – Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia sekaligus Ketua Umum Gapensi, Andi Rukman Nurdin Karumpa, didaulat memberikan tausiah menjelang berbuka puasa pada acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Kadin Indonesia yang berlangsung di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan bertema “Meneguhkan Ketahanan Ekonomi melalui Sinergi dan Kebersamaan” tersebut menjadi istimewa karena dihadiri langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, Ketua Umum Kadin Indonesia, jajaran dewan kehormatan, serta para ketua umum Kadin dari seluruh Indonesia bersama asosiasi dan himpunan.
Iftar kali ini juga diwarnai dengan aksi kemanusiaan melalui pemberian santunan kepada 5.700 anak yatim. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada 300 anak yatim yang hadir langsung di lokasi acara sebagai bentuk kepedulian sosial dunia usaha terhadap sesama di bulan suci Ramadhan.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Menteri Agama Nasaruddin Umar, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog ekonomi bersama Ketua Umum Kadin Indonesia dan para pelaku dunia usaha.
Dalam kesempatan tersebut, Menag Nasaruddin Umar menyoroti tekanan besar yang dihadapi dunia usaha saat ini, termasuk dampak dari gerakan boikot produk tertentu yang memicu gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di dalam negeri.
Menteri Agama menilai bahwa aksi boikot yang berdampak pada nasib ribuan tenaga kerja lokal bukanlah solusi yang efektif. Ia menekankan perlunya dukungan moral bagi para pengusaha demi keberlangsungan ekonomi nasional.
“Kita rugi dobel kan. Di sana kita dibantai, di sini kita di-PHK. Loh, ini berarti umat Islam dua kali rugi. Yang untung siapa?” tegas Menag Nasaruddin Umar saat memberikan arahannya.
Melalui pertemuan ini, Kadin Indonesia berharap sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha semakin kuat, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan domestik, sekaligus memastikan stabilitas iklim usaha tetap terjaga demi kesejahteraan masyarakat luas. (*)








