PAREPARE, RAKYATSULBAR.COM — Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Parepare kembali menggelar program “Jumat Curhat” sebagai wadah menyerap aspirasi masyarakat. Kali ini, kegiatan berlangsung bersama Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Kantor Koperasi TKBM Pelabuhan Nusantara Parepare, Jalan Andi Cammi, Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Jumat (10/4/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.50 Wita tersebut dipandu oleh Wakapolsek KPN, Iptu Mulyadi. Turut hadir dalam kegiatan itu Kanit Sabhara Ipda Harjuna, Kanit Binmas Ipda Iskandar Nurdiansyah, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mallusetasi AIPDA Nasir, serta sekitar 30 orang TKBM setempat.
Dalam sambutannya, Iptu Mulyadi menyampaikan bahwa program Jumat Curhat merupakan bagian dari upaya Polri untuk membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pihaknya ingin mendengar secara langsung berbagai keluhan, masukan, maupun kritik guna meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian, khususnya di wilayah Polsek KPN.
Ia juga menyampaikan bahwa jajaran Polres Parepare terus mengedepankan visi kepemimpinan Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, S.I.K., M.H., yakni menghadirkan polisi yang memberi rasa aman, melayani, serta mendukung pembangunan daerah. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan mengintensifkan patroli Blue Light di wilayah hukum Polres Parepare.
Pada sesi dialog, salah satu TKBM, Kaharuddin, mengungkapkan kekhawatirannya terkait praktik penitipan barang oleh penumpang yang tidak menjelaskan isi barang tersebut. Ia mempertanyakan langkah yang sebaiknya diambil agar tidak menimbulkan risiko bagi pekerja.
Menanggapi hal tersebut, Iptu Mulyadi membrikan jawaban agar para TKBM lebih berhati-hati dalam menerima titipan barang. Ia menyarankan agar pekerja meminta kejelasan kepada pemilik barang dan tidak menerima titipan yang mencurigakan.
“Jika pemilik tidak jelas atau barang mencurigakan, sebaiknya tidak diterima. Karena risiko dan tanggung jawab bisa dibebankan kepada penerima barang,” jelasnya.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana dialogis tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan berakhir sekitar pukul 09.00 Wita. Secara umum, kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Program Jumat Curhat diharapkan terus menjadi jembatan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan di kawasan strategis seperti Pelabuhan Nusantara Parepare.








