MAKASSAR, RAKYATSULBAR.COM – Minat masyarakat terhadap kepemilikan emas terus berkembang seiring kesadaran untuk membangun dan menjaga nilai aset dalam jangka panjang. Hal ini turut mendorong kebutuhan akan layanan investasi emas yang mudah diakses, fleksibel, dan dapat disesuaikan dengan kemampuan serta kebutuhan masing-masing masyarakat.
Menjawab kebutuhan tersebut, Bank Mandiri menghadirkan kemudahan pengambilan emas fisik melalui ATM Emas yang terintegrasi dengan Livin’ by Mandiri. Layanan ini memungkinkan nasabah yang memiliki tabungan emas untuk mengambil emas dalam bentuk logam mulia batangan dengan proses yang praktis, melengkapi pengalaman investasi emas yang semakin mudah diakses melalui layanan digital.
Inovasi ini sejalan dengan penguatan ekosistem bulion Bank Mandiri setelah perseroan memperoleh lisensi kegiatan usaha bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bank Mandiri menjadi bank konvensional pertama di Indonesia yang memperoleh lisensi layanan emas, memperkuat komitmen perseroan dalam memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas melalui layanan perbankan yang terintegrasi.
Melalui ATM Emas, nasabah yang memiliki Tabungan Emas dapat mencetak emas fisik dengan mudah melalui layanan yang terintegrasi dengan Livin’ by Mandiri. Fitur ini memberikan fleksibilitas bagi nasabah untuk mengonversi saldo emas digital menjadi logam mulia fisik sesuai kebutuhan.
Regional CEO (RCEO) Region X/Sulawesi & Maluku Bank Mandiri Nunung Andreas Wisnu P mengatakan, ATM Emas kini telah tersedia di 28 titik di berbagai wilayah Indonesia. Khusus di Makassar layanan ATM Emas tersedia di Bank Mandiri KC Makassar Kartini, untuk semakin memudahkan masyarakat setempat dalam mengakses layanan kepemilikan dan pencetakan emas fisik secara praktis.
“Melalui ATM Emas, Bank Mandiri menghadirkan pengalaman investasi emas yang tidak hanya mudah diakses secara digital, tetapi juga memberikan kemudahan bagi nasabah untuk memiliki emas dalam bentuk fisik. Inovasi ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan layanan finansial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperluas akses terhadap investasi emas,” ujar Nunung, dalam keterangan resminya,
Kamis (15/10).
Untuk menggunakan layanan ini, nasabah yang telah memiliki Tabungan Emas cukup membuka menu Ambil Emas di aplikasi Livin’ by Mandiri, memilih opsi pengambilan melalui ATM, kemudian memindai kode QR pada mesin. Selanjutnya, nasabah mengikuti instruksi di layar untuk memilih pecahan emas dan memasukkan kode verifikasi sebelum mengambil emas fisik beserta struk transaksi. Selain melalui ATM Emas, pengambilan logam mulia juga dapat dilakukan melalui jaringan kantor cabang yang ditunjuk.
ATM Emas merupakan bagian dari layanan emas Bank Mandiri yang terintegrasi dalam super app Livin’ by Mandiri. Melalui satu aplikasi, nasabah dapat mengakses berbagai kebutuhan investasi emas, mulai dari membuka Tabungan Emas, melakukan transaksi beli dan jual, memanfaatkan fasilitas cicilan, hingga mengambil emas fisik. Transaksi digital juga tersedia secara real-time selama 24 jam, memberikan fleksibilitas bagi nasabah untuk mengelola kepemilikan emas sesuai kebutuhan.
Untuk memulai investasi, nasabah dapat membuka Tabungan Emas dengan setoran awal sebesar 0,02 gram atau sekitar Rp50.000, dengan pilihan produk dari merek terkemuka seperti ANTAM Logam Mulia dan HRTA GOLD Emasku. Pembelian selanjutnya dapat dilakukan mulai dari 0,005 gram atau sekitar Rp10.000, sehingga investasi dapat disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing nasabah.
Nasabah juga dapat melakukan transaksi beli dan jual emas secara real-time serta memantau pergerakan harga langsung melalui aplikasi. Kemudahan ini memberikan keleluasaan bagi nasabah untuk mengelola investasi emas dalam satu platform digital tanpa harus berpindah aplikasi.
Bagi nasabah yang ingin membangun kepemilikan emas melalui skema cicilan, Bank Mandiri menyediakan KSM Emas (Kredit Serbaguna Mandiri Emas). Fasilitas ini menawarkan skema bunga ringan dan cicilan bersaing, dengan harga emas yang dikunci (price lock) pada saat pengajuan. Setelah cicilan lunas, emas dapat menjadi saldo Tabungan Emas yang selanjutnya bisa ditransaksikan atau diambil dalam bentuk fisik.
Sebagai informasi, hingga Agustus 2026, Livin’ by Mandiri telah memiliki 42,1 juta pengguna terdaftar, menjadi salah satu fondasi bagi perseroan untuk memperluas jangkauan layanan finansial, termasuk investasi emas.
Ke depan, Bank Mandiri menyiapkan sejumlah inovasi lanjutan untul melengkapi ekosistem bulion, antara lain Multiguna Emas untuk pengajuan pinjaman tunai dengan agunan emas, Autodebet Emas untuk memfasilitasi investasi rutin, serta Transfer Emas antar sesama pengguna Livin’.
“Kami berharap inovasi ini dapat mendorong masyarakat untuk membangun aset secara bertahap sekaligus mendukung penguatan ekosistem bulion nasional, sejalan dengan semangat Bank Mandiri untuk terus Tumbuh Bersama, Majukan Indonesia,” pungkas Nunung.
Informasi lebih lanjut mengenai layanan emas Bank Mandiri dapat diakses melalui laman resmi bmri.id/atmemas dan bmri.id/tabunganemas.








