Gemuruh Yel-Yel Virtual: 206 Ksatria Tiga Matra Barantin Sukses Tuntaskan Latekdas Gelombang II

  • Bagikan

MAKASSAR, RAKYATSULBAR.COM – Badan Karantina Indonesia (Barantin) resmi menutup Pelatihan Teknis Dasar (Latekdas) Fungsional Gelombang II Tahun 2026 yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom, Kamis (15/10/2026).

Penutupan digital ini menandai berakhirnya masa penggemblengan intensif selama 40 hari kerja yang telah berlangsung sejak 19 Agustus 2026 lalu di bawah naungan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (PPSDM KHIT).

Meskipun diselenggarakan terpisah oleh jarak, acara penutupan berlangsung khidmat sekaligus interaktif. Momentum sakral ditandai dengan prosesi pelepasan tanda peserta Latekdas secara simbolis melalui layar virtual oleh Kepala PPSDM KHIT, Dr. drh. Wisnu Wasisa Putra, M.P., kepada tiga orang perwakilan peserta yang menyimbolkan tiga matra perkarantinaan, yaitu matra karantina hewan, matra karantina ikan, dan matra karantina tumbuhan.

Sebanyak 206 pejabat fungsional baru yang dinyatakan lulus dalam gelombang ini merupakan perwakilan dari seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah lingkup Badan Karantina Indonesia di seluruh penjuru tanah air, mulai dari tingkat Balai Besar hingga pos pelayanan perbatasan.

Dalam arahannya di ruang pertemuan virtual tersebut, Kepala PPSDM KHIT, Dr. drh. Wisnu Wasisa Putra, M.P., menyampaikan rasa bangga atas adaptabilitas dan dedikasi para peserta yang tetap terjaga optimal sepanjang pelatihan daring ini.

“Pelepasan tanda peserta hari ini bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya di lapangan. Anda semua adalah benteng garda terdepan dalam menjaga keamanan hayati nusantara. Ingat, setelah kembali ke aktivitas penuh di UPT masing-masing, baik di Balai Besar maupun di ujung pos pelayanan, kalian tidak lagi berjalan sendiri-sendiri sebagai matra hewan, ikan, atau tumbuhan. Kalian adalah satu kesatuan Badan Karantina Indonesia yang harus kokoh, berintegritas, dan adaptif terhadap transformasi digital pelayanan,” tegas Wisnu dalam kutipan arahannya.

Adapun kutipan dari Ketua Tim Kerja pengembangan kompetensi PPKSDM, Krisna Dwiharniati, S.Si., M.Si. “Meskipun terkendala jaringan internet serta gangguan listrik, peserta latekdas tetap bersemangat untuk mengikuti latekdas slama 40 hari. Dengan latekdas ini mari Wujudkan pegawai karantina yang berintegrasi”

Suasana haru di ruang virtual seketika berubah menjadi penuh energi saat memasuki sesi unjuk kreativitas. Sebagai bentuk rasa syukur dan penyemangat sebelum bertolak ke daerah penempatan, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) baru dari masing-masing perwakilan UPT mempersembahkan yel-yel khas mereka secara langsung di hadapan kamera.

Gemuruh yel-yel yang kreatif, kompak, dan penuh semangat juang yang terpancar dari kotak-kotak layar Zoom ini berhasil membakar atmosfer penutupan, sekaligus menunjukkan kesiapan mental dan fisik mereka untuk mengabdi demi kejayaan karantina Indonesia.

  • Bagikan