Desember 2025, Sulbar Alami Inflasi 2,48 Persen

  • Bagikan
Kepala Bagian Umum BPS Provinsi Sulawesi Barat, Chitra Dewi Said

MAMUJU, RAKYATSULBAR.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) merilis Berita Resmi Statistik terkait perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Sulawesi Barat pada Desember 2025. Kegiatan tersebut digelar secara daring pada Senin (5/1/2026).

Pemaparan data dipimpin oleh Kepala Bagian Umum BPS Provinsi Sulawesi Barat, Chitra Dewi Said. Dalam penjelasannya, ia menyampaikan bahwa pada Desember 2025 Sulawesi Barat mengalami inflasi year on year (y-on-y) sebesar 2,48 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat 109,43.

“Pada Desember 2025, Provinsi Sulawesi Barat mengalami inflasi sebesar 2,48 persen secara year on year,” ujar Chitra Dewi Said.

Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Mamuju sebesar 3,87 persen dengan IHK 110,19, sementara inflasi terendah tercatat di Kabupaten Majene sebesar 1,59 persen dengan IHK 108,94.

Inflasi y-on-y tersebut dipicu oleh kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami kenaikan tertinggi sebesar 4,82 persen. Disusul kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 6,89 persen, kesehatan sebesar 1,72 persen, serta pendidikan sebesar 1,10 persen.

Selain itu, kenaikan juga terjadi pada kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,61 persen, transportasi sebesar 0,61 persen, perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,19 persen, serta penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,89 persen.

Sementara itu, beberapa kelompok pengeluaran mengalami penurunan indeks, di antaranya pakaian dan alas kaki sebesar 0,40 persen, informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,33 persen, serta rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,28 persen. (*)

  • Bagikan