BPS Sulbar Dukung Biro Ekbang Lewat Pendalaman Data Ekonomi

  • Bagikan
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Provinsi Sulawesi Barat, Firman

MAMUJU, RAKYATSULBAR.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat perannya dalam mendukung penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang berbasis data dan analisis statistik.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi bersama Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan (Ekbang) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, yang secara khusus membahas pendalaman data ekonomi daerah guna mendukung perumusan kebijakan yang lebih presisi.

Dalam pertemuan tersebut, BPS Provinsi Sulawesi Barat memaparkan berbagai data dan analisis terkait pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya pada sektor pertanian, perdagangan, dan industri pengolahan yang selama ini menjadi kontributor utama Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Barat. Pembahasan difokuskan pada pendalaman data hingga ke level sub-sektor.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Provinsi Sulawesi Barat, Firman, menegaskan bahwa data statistik yang disediakan BPS selama ini menjadi rujukan utama dalam penyusunan kebijakan ekonomi daerah.

“Seluruh rumusan kebijakan yang kami susun menggunakan data dari BPS. Data tersebut menjadi fondasi utama dalam melihat kondisi ekonomi daerah secara menyeluruh,” ujar Firman.

Ia menambahkan, data yang selama ini dirilis secara makro perlu terus diperdalam hingga ke level sub-sub sektor agar kebijakan yang dihasilkan dapat lebih tepat sasaran.

“Jika data tersedia lebih detail hingga sub-sektor, tentu kebijakan yang dirumuskan akan lebih kuat, terarah, dan presisi,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala BPS Provinsi Sulawesi Barat, Chitra Dewi Said, menegaskan komitmen BPS dalam menyediakan data statistik yang tidak hanya akurat dan mutakhir, tetapi juga relevan dengan kebutuhan Pemerintah Daerah.

“BPS Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen untuk menyediakan data yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Pemerintah Daerah, tidak hanya sebagai angka, tetapi sebagai dasar analisis dalam perumusan kebijakan pembangunan,” kata Chitra.

Menurutnya, kolaborasi dan diskusi yang berkelanjutan antara BPS dan Pemerintah Daerah menjadi kunci dalam mendorong kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih terarah, presisi, dan berkelanjutan.

Melalui audiensi ini, BPS Provinsi Sulawesi Barat menegaskan perannya sebagai penyedia data statistik resmi yang mendukung kebijakan pembangunan daerah berbasis data, sejalan dengan implementasi Satu Data Indonesia serta upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat yang lebih berkualitas. (*)

  • Bagikan