MAMUJU, RAKYATSULBAR.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mencatat pertumbuhan ekonomi Sulbar tahun 2025 mencapai 5,36 persen.
Data tersebut disampaikan Kepala BPS Sulbar, Suri Handayani, dalam Penyampaian Berita Resmi Statistik (BRS) yang dipimpinnya untuk pertama kali sebagai Kepala BPS Sulbar.
Kegiatan penyampaian Berita Resmi Statistik berlangsung di Aula Lantai 2 Kantor BPS Sulbar, Jalan Martadinata, Mamuju, Kamis (5/2/26).
Suri Handayani menjelaskan, perekonomian Sulawesi Barat tahun 2025 berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp71,16 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan 2010 sebesar Rp39,08 triliun.
“Ekonomi Sulbar 2025 tumbuh 5,36 persen dibandingkan tahun 2024 atau year on year (c-to-c),” ujarnya.
Pertumbuhan tersebut ditopang hampir seluruh lapangan usaha, dengan sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan sebagai penyumbang terbesar.
Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi terutama didorong oleh komponen Net Ekspor.
Selain itu, ekonomi Sulawesi Barat triwulan IV-2025 tumbuh 6,55 persen dibandingkan triwulan IV-2024 (y-on-y), dan tumbuh 3,87 persen dibandingkan triwulan III-2025 (q-to-q).
Pada skala Kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Sulawesi Barat mencatat pertumbuhan 5,36 persen, menempati peringkat delapan dari 14 provinsi. Sementara pertumbuhan tertinggi diraih Maluku Utara sebesar 34,17 persen, disusul Sulawesi Tengah sebesar 8,47 persen. (*)








