MAKASSAR, RAKYATSULBAR.COM – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Karantina Sulawesi Selatan menyelenggarakan kegiatan tadarus dan kultum rutin yang diikuti oleh seluruh pegawai dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Karantina Sulawesi Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penguatan nilai keimanan dan kebersamaan di tengah pelaksanaan tugas pelayanan publik.
Tadarus dan kultum dilaksanakan secara berkala setiap hari Jumat selama bulan ramadhan, dengan menghadirkan penceramah dari internal pegawai Karantina Sulawesi Selatan. Materi yang disampaikan berfokus pada peningkatan ketakwaan, keikhlasan dalam bekerja, serta pentingnya menjaga integritas sebagai aparatur negara.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Para pegawai memanfaatkan momentum Ramadan ini sebagai sarana refleksi diri, memperbaiki niat, serta memperkuat semangat pengabdian dalam menjalankan tugas perkarantinaan.
Kepala Karantina Sulawesi Selatan, Sitti Chadidjah menyampaikan bahwa kegiatan tadarus dan kultum bukan hanya sebagai rutinitas keagamaan, tetapi juga sebagai penguat karakter pegawai.
“Ramadan menjadi momen untuk menata hati dan memperbaiki diri. Kami berharap nilai-nilai kesabaran, kejujuran, dan keikhlasan yang dipupuk selama bulan suci ini dapat tercermin dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
la menambahkan bahwa keseimbangan antara profesionalisme dan spiritualitas menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan.
Melalui kegiatan tadarus dan kultum Ramadan ini, Karantina Sulawesi Selatan berharap seluruh jajaran dapat menjalankan tugas dengan semangat ibadah, menjaga solidaritas, serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama bulan suci dan seterusnya. (Emi)








