MAKASSAR, RAKAYTSULBAR.COM – Polda Sulawesi Selatan resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Islam Makassar (UIM). Hal ini ditandai dengan Penandatanganan MOU antara Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., dan Rektor UIM, Prof. Dr. KH. Muammar Bakri, Lc., M.Ag., di Mapolda Sulsel, Kamis (26/2/2026)
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sulsel menekankan bahwa kolaborasi dengan institusi pendidikan merupakan arah kebijakan Mabes Polri untuk menjadikan kampus sebagai mitra strategis. Selain meningkatkan kapasitas keilmuan kepolisian, kerja sama ini bertujuan memfasilitasi keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan.
Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menyebutkan bahwa sinergi ini penting guna mencegah terjadinya gesekan di masa depan, berkaca pada peristiwa masa lalu.
“Kolaborasi ini penting karena ke depan yang menjadi tulang punggung itu adalah generasi muda. Kejadian Agustus Kelabu kemungkinan tidak separah kemarin kalau antara kepolisian dan lembaga pendidikan terjalin dengan baik, apa yang terjadi adalah miss komunikasi,” jelasnya.
Beliau juga menambahkan bahwa kesepakatan ini membuka ruang pembinaan yang lebih luas bagi mahasiswa. “Dengan adanya MoU ini kita banyak mendapat peluang-peluang agar bisa membina generasi kita. Ini akan kami tindak lanjut dan dukung sepenuhnya apapun kegiatan-kegiatan yang ada di UIM termasuk menjadi narasumber jika dibutuhkan,” tegas Kapolda.
Sementara itu, Rektor UIM, Muammar Bakri, menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Sulsel, Djuhandhani Rahardjo Puro, atas kesediaannya menerima dan menyambut jajaran UIM di tengah kesibukan tugasnya, sehingga kerja sama antara UIM dan Polda Sulsel dapat terjalin dengan baik.
“Kami dari Universitas Islam Makassar mengucapkan banyak terima kasih atas sambutan di tengah kesibukan Bapak Kapolda. Harapan kami dari upaya kerja sama yang kita tuangkan dalam MoU hari ini bisa bersinergi baik antara UIM dengan Polda Sulsel,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa penguatan aspek keamanan di lingkungan kampus menjadi salah satu harapan besar dari kerja sama tersebut. Selain itu, UIM juga membuka ruang bagi anggota kepolisian yang ingin melanjutkan pendidikan.
“Penguatan keamanan sangat kita harapkan, termasuk kalau ada teman-teman kepolisian yang ingin melanjutkan pendidikan pascasarjana hukum di UIM dan kegiatan untuk penguatan mahasiswa kami mengharapkan narasumber dari kepolisian,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polda Sulsel, di antaranya Karo SDM Kombes Pol. Adi Ferdian Saputra, Kabid Humas Kombes Pol. Didik Supranoto, serta Kabid Labfor Kombes Pol. Wahyu Marsudi.
Sementara itu, dari pihak UIM hadir mendampingi Rektor antara lain Wakil Rektor I UIM Prof. Dr. Ahmad Hanafie, MT, Sekretaris Rektor Dr. Ir. Musdalipah Mahmud, M.Si., Dahniar, S.Pd., M.Pd. (Bagian Kerjasama UIM), Dr. Apt. Rusman, M.Si. (Dekan FMIPA UIM), Dr. Tahirah Hasan, M.Si. (Dosen Kimia UIM), Yasnidar Yasir, S.Si., M.Si. (Dosen UIM-Raksul), Dr. Andi Haslinda, MT (Dosen), serta jajaran Humas UIM.
Melalui kolaborasi ini, kedua institusi berharap tercipta hubungan yang lebih erat antara dunia pendidikan dan kepolisian, guna membangun generasi muda yang berdaya saing sekaligus menciptakan lingkungan kampus yang aman dan kondusif. (Emi)








