Perkuat Daya Saing, Karantina Pastikan Ekspor Tuna Beku Penuhi Standar Global

  • Bagikan

MAKASSAR, RAKYATSULBAR.COM – Dalam rangka memperkuat daya saing komoditas perikanan, Deputi Bidang Karantina Ikan sekaligus Plt. Deputi Bidang Karantina Tumbuhan meninjau langsung instalasi karantina pada salah satu eksportir ikan tuna beku di Sulawesi Selatan.

Peninjauan difokuskan pada sistem penanganan produk perikanan, pengendalian suhu (rantai dingin), higienitas proses produksi, serta ketertelusuran (traceability) komoditas sejak penerimaan bahan baku hingga tahap pengiriman. Aspek biosecurity dan kesesuaian prosedur sebelum penerbitan sertifikat kesehatan ikan juga menjadi perhatian utama.

Dalam keterangannya, Drama Panca Putra menekankan bahwa komoditas perikanan sangat bergantung pada pengendalian mutu dan konsistensi penerapan standar kesehatan.

“Produk perikanan memiliki risiko biologis yang tinggi jika tidak ditangani dengan baik. Karena itu, instalasi harus memastikan rantai dingin terjaga, proses higienis, dan seluruh tahapan terdokumentasi dengan baik agar negara tujuan tetap percaya pada produk kita,” ujarnya.

Ikan tuna beku sendiri merupakan salah satu komoditas unggulan Sulawesi Selatan yang telah menembus berbagai pasar internasional. Oleh karena itu, sistem pengawasan yang ketat dinilai menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan ekspor.

Kepala Karantina Sulawesi Selatan, Sitti Chadidjah menambahkan bahwa wilayahnya memiliki peran strategis sebagai pintu ekspor kawasan timur Indonesia.

“Kami memastikan setiap komoditas perikanan yang dilalulintaskan telah melalui pemeriksaan dan pengendalian risiko sesuai standar. Tugas karantina adalah menjaga keseimbangan antara kelancaran perdagangan dan perlindungan kesehatan ikan serta lingkungan,” jelasnya.

Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat ekosistem ekspor perikanan di Sulawesi Selatan, mendorong peningkatan standar mutu, serta menjaga posisi komoditas unggulan daerah di pasar global secara berkelanjutan.  (Emi)

  • Bagikan