MAMUJU, RAKYATSULBAR.COM — Tabung gas elpiji 3 kilogram dilaporkan mulai langka di sejumlah wilayah di Kabupaten Mamuju. Kelangkaan tersebut salah satunya dirasakan warga di wilayah Patidi yang mengaku kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut dalam beberapa minggu terakhir.
Akibat terbatasnya pasokan, harga elpiji 3 kilogram di tingkat pengecer juga mengalami kenaikan. Warga terpaksa membeli dengan harga lebih tinggi yang berkisar Rp40 ribu per tabung.
Ana salah seorang ibu rumah tangga di Patidi saat ditemui Rakyatsulbar.com mengaku kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kilogram untuk kebutuhan sehari-hari. Ia mengatakan kondisi ini sudah terjadi dalam beberapa minggu terakhir.
“Iya, susah sekali sekarang dapat tabung gas. Kemarin saya beli sampai Rp40 ribu. Mau bagaimana lagi, tetap harus dibeli karena ini kebutuhan dapur,” ujar Ana, Jumat (6/3/26)
Menurutnya, selain sulit ditemukan di sejumlah kios, harga yang ditawarkan juga terus meningkat dibandingkan harga sebelumnya.
Ia berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah untuk memastikan distribusi elpiji 3 kilogram kembali lancar sehingga masyarakat dapat memperoleh gas bersubsidi dengan harga yang wajar. (*)








