UNM Berhaji: Langkah Emas Lebih Dekat ke Baitullah

  • Bagikan

MAKASSAR, RAKYATSULBAR.COM — Suasana Ramadhan di lingkungan Universitas Negeri Makassar (UNM) terasa berbeda. Ratusan sivitas akademika UNM berkumpul dalam kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Sulawesi Selatan dengan tema “UNM Berhaji: Langkah Emas Lebih Dekat ke Baitullah.” Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi Ramadhan, tetapi juga menjadi momentum spiritual yang mengingatkan kembali panggilan suci bagi umat Islam untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Pimpinan BSI Sulawesi Selatan dalam sambutannya menyampaikan bahwa UNM merupakan perguruan tinggi pertama yang menginisiasi kegiatan bersama BSI dengan tema “UNM Berhaji.” Selama ini, program serupa lebih banyak dilaksanakan bersama pemerintah daerah. Karena itu, pihak BSI memberikan apresiasi tinggi kepada PLT Rektor UNM Prof. Dr. Farida Patitingi, S.H., M.Hum. yang dinilai memiliki gagasan visioner dalam menghadirkan program ini di lingkungan perguruan tinggi.

Menurut pimpinan BSI, gagasan tersebut bukan hanya membuka jalan bagi sivitas akademika UNM untuk lebih mudah merencanakan perjalanan haji, tetapi juga menjadi inspirasi bagi BSI untuk mengembangkan program serupa di berbagai kampus lain di Indonesia, khususnya di kawasan Timur Indonesia. “Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Rektor UNM. Ide ini menjadi berkah bagi BSI sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara dunia pendidikan dan lembaga keuangan syariah,” ujarnya.

Sementara itu, PLT Rektor UNM Prof. Dr. Farida Patitingi menjelaskan bahwa kegiatan ini berawal dari percakapan ringan bersama pimpinan BSI mengenai program BSI Berhaji yang sebelumnya telah diperkenalkan kepada sejumlah pemerintah daerah. Dari perbincangan tersebut, muncul gagasan untuk menghadirkan program serupa bagi sivitas akademika UNM.

“Program ini sangat baik karena memberikan berbagai kemudahan bagi calon jamaah haji. Saya berpikir, mengapa kesempatan ini tidak kita sampaikan juga kepada keluarga besar UNM,” ujar Prof. Farida.

Ia menambahkan bahwa program tersebut dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji dengan masa tunggu yang lebih singkat melalui perencanaan keuangan yang lebih terarah. Karena itu, ia berharap program UNM Berhaji tidak hanya diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, tetapi juga oleh keluarga besar mereka.

Meski demikian, Prof. Farida menegaskan bahwa sebagai pimpinan universitas dirinya tidak bermaksud mempromosikan produk perbankan tertentu. Namun menurutnya, program ini patut diperkenalkan karena dapat menjadi jalan bagi banyak orang untuk memenuhi panggilan Allah menuju Baitullah.

“Menurut hemat saya, program UNM Berhaji adalah salah satu ikhtiar yang baik untuk membuka jalan menuju panggilan Allah. Semoga program ini benar-benar dapat membantu sivitas akademika UNM menunaikan ibadah haji dalam waktu yang lebih singkat,” tuturnya.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut semakin menguatkan nuansa spiritual melalui tausiyah yang disampaikan oleh penceramah. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan bahwa umat Islam pada umumnya telah menjalankan sebagian besar rukun Islam: bersyahadat, menunaikan salat, menjalankan puasa Ramadhan, serta menunaikan zakat.

“Semoga Allah SWT juga memperkenankan kita untuk menyempurnakan rukun Islam kelima, yaitu ibadah haji,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kehadiran program yang difasilitasi BSI dan didorong oleh inisiatif pimpinan UNM dapat menjadi jalan yang memudahkan umat Islam merencanakan keberangkatan ke Tanah Suci.

Momentum buka puasa bersama ini pun terasa lebih dari sekadar kegiatan seremonial. Ia menjadi pengingat bahwa di tengah kesibukan akademik, panggilan spiritual tetap harus menjadi bagian dari perjalanan hidup sivitas akademika.

Di akhir acara, pesan yang mengemuka sederhana namun menggugah: jika selama ini haji terasa jauh, mungkin bukan karena jalannya tidak ada, tetapi karena langkah pertama belum dimulai. Melalui program UNM Berhaji, langkah emas pertama diayunkan dan jalan menuju Baitullah itu akan terasa semakin dekat. (*)

  • Bagikan