Lawan Framing Menyesatkan, DPD NasDem Luwu Timur Tegaskan Komitmen Menjaga Marwah Demokrasi

  • Bagikan

MALILI, RAKYATSULBAR.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Luwu Timur mengeluarkan pernyataan sikap tegas merespons maraknya pemberitaan media yang dinilai tidak profesional dan tidak berimbang dalam menyudutkan partai.​

Pernyataan tersebut oleh Ketua DPD Partai NasDem Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, Rabu (15/04/2026). Menurutnya, Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral kader di daerah untuk mengawal kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem di tengah dinamika politik nasional yang kian memanas.​

Kritik Bukan Berarti Manipulasi​

Irwan Bachri Syam menekankan bahwa Partai NasDem senantiasa menempatkan kritik sebagai elemen krusial dalam ekosistem demokrasi. Namun, ia menyayangkan adanya produk jurnalistik yang mengabaikan prinsip dasar profesionalisme sehingga berpotensi menyesatkan opini publik.

​“Kami sangat terbuka terhadap kritik. Namun, yang kami tolak keras adalah pemberitaan yang mengabaikan prinsip cover both sides, tidak berbasis fakta utuh, dan cenderung melakukan penggiringan opini secara sistematis,” tegas Irwan.​

Ia menambahkan bahwa seluruh kebijakan yang diputuskan oleh DPP Partai NasDem telah melalui pertimbangan matang demi kepentingan bangsa. Irwan menilai, persepsi sempit yang dibangun oleh sebagian media seringkali mereduksi nilai perjuangan partai hanya sebatas perebutan kekuasaan.

Menolak Framing yang Menyesatkan

DPD NasDem Luwu Timur menilai sejumlah pemberitaan telah bergeser dari kritik konstruktif menjadi framing tendensius yang menggiring opini, mengandung penghakiman sepihak, serta menyederhanakan realitas politik secara berbahaya.​

Mengecam Narasi yang Merendahkan Partai Politik

Penggambaran partai politik dengan metafora yang tidak proporsional dinilai sebagai bentuk pelecehan terhadap institusi demokrasi. DPD NasDem Luwu Timur menegaskan bahwa partai politik adalah wadah perjuangan ide, gagasan, dan aspirasi rakyat, bukan sekadar entitas bisnis.​

Kebebasan Pers Harus Disertai Tanggung Jawab

DPD NasDem Luwu Timur menegaskan bahwa kebebasan pers tidak bersifat tanpa batas. Media diharapkan tetap menjunjung tinggi akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab moral dalam menyampaikan informasi kepada publik.

​Mendesak Klarifikasi dan Evaluasi Media

DPD NasDem Luwu Timur mendesak adanya klarifikasi terbuka serta evaluasi terhadap produk jurnalistik yang dinilai melampaui batas etika dan tidak memenuhi prinsip dasar jurnalistik.​

Konsolidasi Kader sebagai Respons Moral dan Politik

Seluruh kader NasDem di Luwu Timur menyatakan siap melakukan konsolidasi sebagai bentuk perlawanan moral terhadap narasi yang dinilai menyesatkan dan merusak kepercayaan publik terhadap dunia politik.

​Ajakan kepada Publik untuk Lebih Kritis

Masyarakat diimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh pemberitaan yang bersifat sensasional, serta tetap mengedepankan rasionalitas dalam menyikapi dinamika politik nasional.

Irwan Bachri Syam menginstruksikan seluruh kader di Luwu Timur untuk tetap solid dan tegak lurus terhadap arahan pusat. Ia memastikan NasDem akan tetap konsisten pada jalur politik gagasan yang transparan dan berintegritas.​

“Kami berdiri tegak bersama DPP untuk menjaga marwah partai. Kritik adalah vitamin bagi demokrasi, namun manipulasi persepsi adalah ancaman yang harus kita lawan bersama dengan fakta dan kerja nyata,” pungkas Irwan. (*)

  • Bagikan