PANGKEP, RAKYATSULBAR.COM — Sosok yang selama ini dikenal sebagai penghubung utama antara Polres Pangkep dan masyarakat, AKP Imran, S.H., menunjukkan peran berbeda pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Kasi Humas Polres Pangkep tersebut dipercaya kembali menjadi komandan upacara pengibaran bendera di Lapangan Citramas, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Berdiri tegap di hadapan peserta upacara, perwira kelahiran Bulukumba, 3 April 1979, itu memimpin seluruh rangkaian prosesi dengan penuh disiplin dan ketelitian.
Kepercayaan tersebut sekaligus memperlihatkan dua sisi tugas AKP Imran. Dalam kesehariannya sebagai Kasi Humas, ia berperan menyampaikan berbagai informasi kepolisian kepada publik, mulai dari perkembangan penanganan perkara, pesan-pesan kamtibmas hingga pelayanan kepolisian.
Sementara di lapangan upacara, tanggung jawabnya menuntut kemampuan mengendalikan jalannya prosesi, memastikan setiap aba-aba tersampaikan dengan jelas serta seluruh rangkaian berjalan tertib dan sesuai ketentuan.
Namun, pelaksanaan upacara tahun ini memiliki arti khusus bagi AKP Imran. Untuk pertama kalinya dalam momentum tersebut, ia menjalankan tugas kenegaraan bersama putranya, Bripda Muhammad Raihan Prayudha Imran.
Raihan mendapat tugas sebagai pembawa baki bendera pusaka. Dalam suasana penuh khidmat, sang ayah memimpin jalannya upacara, sementara sang anak menjalankan tugasnya di hadapan peserta upacara.
Momen tersebut menjadi gambaran pengabdian dua generasi dalam satu institusi. Keduanya sama-sama mengenakan seragam Polri dan bertugas di lingkungan Polres Pangkep, dengan peran berbeda namun berada dalam satu rangkaian tugas memperingati kemerdekaan Indonesia.
AKP Imran merupakan perwira Polri angkatan 43 tahun 2014. Ia telah bertugas sebagai Kasi Humas Polres Pangkep sejak 2022 hingga saat ini. Sementara Bripda Muhammad Raihan Prayudha Imran merupakan bintara Polri angkatan 50 tahun 2023 yang mengawali tugasnya di Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkep.
Kebersamaan keduanya di Lapangan Citramas menjadi simbol kesinambungan pengabdian dalam keluarga. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab dan kecintaan terhadap institusi serta negara seolah hadir dalam satu momen ketika sang ayah memimpin upacara dan sang anak menjalankan tugas di lapangan.
Bagi AKP Imran, kepercayaan memimpin upacara kemerdekaan juga bukan pengalaman pertama. Ia sebelumnya dipercaya menjadi komandan upacara HUT RI di Kabupaten Pangkep pada 2020, 2024 dan 2025.
Kembali ditunjuk pada peringatan HUT RI ke-81 tahun ini menunjukkan konsistensi kepercayaan yang diberikan kepadanya dalam menjalankan tugas-tugas seremonial kenegaraan.
Upacara pengibaran bendera di Lapangan Citramas berlangsung khidmat dengan diikuti unsur TNI, Polri, ASN, pelajar dan masyarakat. Merah Putih berkibar di tengah suasana peringatan kemerdekaan yang berlangsung penuh semangat.
Di balik prosesi tersebut, terselip cerita tentang dua anggota Polri dalam satu keluarga yang mendapat kesempatan menjalankan tugas bersama. AKP Imran berdiri sebagai komandan upacara, sementara putranya, Bripda Raihan, menjalankan tugas sebagai pembawa baki bendera pusaka.
Momen itu menjadi salah satu catatan tersendiri dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Pangkep, ketika pengabdian kepada negara dipertemukan dalam satu lapangan oleh ayah dan anak yang berada dalam satu institusi.








