Kapolres Parepare Tinjau Persawahan Watang Bacukiki, Soroti Potensi Pertanian di Tengah El Nino

  • Bagikan

PAREPARE, RAKYATSULBAR.COM — Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan, S.I.K., M.H., M.I.K., menyoroti potensi pertanian di wilayah Watang Bacukiki setelah turun langsung melihat kondisi persawahan bersama jajaran Forkopimda dan perwakilan Kementerian Pertanian, Selasa (18/8/2026).

Kawasan persawahan tersebut menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian karena memiliki sumber air yang dinilai dapat mendukung produktivitas lahan, terutama di tengah kondisi yang dipengaruhi dampak El Nino.

Dari sekitar 743 hektare wilayah persawahan di Parepare, terdapat lahan sekitar 2 hektare yang memiliki pengairan cukup baik. Kondisi tersebut dinilai menjadi potensi untuk dikembangkan sebagai lokasi percontohan bagi pengelolaan pertanian.

“Ya salah satu kegiatan yang tadi sudah kami sambangi bersama Forkopimda yaitu di wilayah persawahan di Watang Bacukiki. Jadi ada potensi memang dari dampak El Nino ini ternyata ada sumber air di Parepare, walaupun dari 743 hektar wilayah sawah, ada 2 hektar sawah yang pengairannya bagus yang tadi kami lihat bersama perwakilan dari Kementerian Pertanian,” jelasnya disela-sela kegiatan silaturahmi bersama awak media Parepare, Selasa (18/8/2026).

Kapolres menyebut, produktivitas lahan yang saat ini berada di kisaran 5,5 ton per hektare masih memiliki peluang untuk ditingkatkan. Target peningkatan produksi tersebut sekaligus membuka peluang bagi kawasan tersebut untuk dikembangkan sebagai lokasi percontohan pertanian.

“Ternyata di sana ada sumber air yang memang membuat lahan itu menjadi basah. Nah, ke depannya itu yang tadinya hasil panen sekitar 5,5 ton per hektarnya, insyaallah akan di genjot menjadi 10 ton per hektarnya,” tambahnya.

Pengembangan potensi tersebut tidak hanya berkaitan dengan peningkatan hasil panen, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong ketahanan pangan dan pemanfaatan sumber daya yang tersedia di daerah.

  • Bagikan