MATENG, RAKYATSULBAR.COM – Truk Mitsubishi Fuso pengangkut minyak goreng merek Minyak Kita terguling di Jalan Trans Sulawesi, Desa Salugatta, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Kamis (15/10/26) sekitar pukul 10.30 WITA. Pengemudi truk, Ismail (58), meninggal dunia di lokasi kejadian.
Truk bernomor polisi DD 8352 AZ berwarna oranye dan hijau itu diketahui sedang dalam perjalanan dari Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, menuju Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Direktur Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat, Kombes Pol. Nurhadi, menjelaskan berdasarkan laporan awal Satlantas Polres Mamuju Tengah, kecelakaan terjadi saat kendaraan melintasi jalan menikung ke kanan.
Truk diduga kehilangan kendali hingga keluar dari badan jalan, menabrak dekker, lalu masuk ke parit di sisi jalan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Satlantas Polres Mamuju Tengah segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan kecelakaan, mendokumentasikan tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa kondisi kendaraan, serta mengumpulkan keterangan saksi.
Petugas juga mengevakuasi korban ke Puskesmas Salugatta untuk penanganan lebih lanjut.
Dirlantas Polda Sulbar menegaskan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Polisi akan memeriksa kondisi kendaraan, muatan, serta keterangan para saksi untuk mengetahui faktor yang menyebabkan insiden tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Ditlantas Polda Sulbar mengimbau pengemudi untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur Trans Sulawesi, terutama di tikungan. Pengemudi juga diminta memastikan kendaraan laik jalan, memeriksa sistem pengereman dan kondisi ban, serta mengendalikan kecepatan sesuai kondisi jalan.
Selain itu, pengemudi kendaraan berat diingatkan agar memperhatikan kondisi fisik dan tidak memaksakan perjalanan ketika lelah atau membutuhkan istirahat.
Polda Sulbar menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban dan mengajak seluruh pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas serta menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan. (*)








