“Agak susah ke bawah kalau dari puncak sekalipun memakai tali karena terjal. Kami memutar di dasar gunung menuju titik itu. Kami tidak ke puncak, tapi lewat bawah. Itu jalur termudah dari arah barat sudah masuk wilayah Maros,” tutur dia.
Nursalim mengatakan, pihaknya menyiapkan 19 orang yang tergabung dalam kelompoknya akan berangkat ke lokasi tersebut. Mereka ini merupakan warga asli Tompo Bulu, termasuk Arman, warga yang pertama kali menemukan satu jenazah laki-laki yang belum berhasil dievakuasi hingga sore kemarin.
“Kami besok (hari ini) sebanyak 19 orang dengan dibagi lima kelompok. Sebenarnya jumlahnya ada 25 orang, tapi sekarang ini baru 19 yang siap jalan,” kata dia.
Dua Jenazah Ditemukan
Sementara itu, Basarnas mengklaim berhasil menemukan satu korban, kemarin. Korban tersebut berjenis kelamin perempuan dan ditemukan di lereng Gunung Bulusaraung pada kedalaman 500 meter. Penemuan mayat ini merupakan yang ke dua, sehari sebelumnya, Minggu (18/1/2026), seorang warga dilaporkan menemukan mayat dengan kondisi sudah meninggal dan masih dalam proses evakuasi SAR gabungan dari lokasi penemuan hingga saat ini.







