PAREPARE, RAKYATSULBAR.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Polres Parepare kembali menggelar program Jumat Curhat sebagai upaya mempererat komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi terkait situasi keamanan dan pelayanan kepolisian.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 08.00 Wita di Jalan Karaeng Burane, Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kota Parepare tersebut dipandu oleh Wakapolsek KPN Iptu Sunarya, dihadiri sekitar 15 orang buruh pelabuhan.
Dalam sambutannya, Sunarya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam forum dialog tersebut. Ia menegaskan bahwa Jumat Curhat merupakan program yang diinisiasi Kapolri sebagai ruang komunikasi terbuka antara Polri dan masyarakat untuk mendengarkan secara langsung berbagai keluhan, masukan, maupun harapan terhadap kinerja kepolisian.
Pada kesempatan tersebut, Iptu Sunarya selaku anggota Polri mengingatkan para buruh pelabuhan agar senantiasa mengutamakan keselamatan dalam bekerja, khususnya saat mengangkat dan memindahkan barang bawaan penumpang. Ia mengimbau agar jumlah muatan yang diangkut tetap disesuaikan dengan kemampuan demi menjaga keselamatan pekerja sekaligus keamanan barang milik penumpang.
Salah seorang buruh pelabuhan, Wawan, menyampaikan mengenai kendaraan para penjemput penumpang yang kerap diparkir secara sembarangan di kawasan pelabuhan. Kondisi tersebut dinilai menghambat aktivitas para buruh yang menggunakan gerobak untuk mengangkut barang milik penumpang karena ruang gerak menjadi terbatas.
Menanggapi hal tersebut, Iptu Sunarya memastikan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pengelola Pelabuhan Nusantara Parepare serta para pemangku kepentingan terkait guna mencari solusi terbaik. Di samping itu, personel Polsek KPN akan membantu melakukan pengaturan arus kendaraan di area pelabuhan agar aktivitas masyarakat maupun para buruh dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Melalui kegiatan Jumat Curhat, Polsek KPN berharap hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin erat. Dengan komunikasi yang terbuka, setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat diidentifikasi sejak dini dan diselesaikan melalui langkah-langkah yang cepat, tepat, serta humanis.








