“Kamu sudah disensus?”
Pertanyaan sederhana itu mungkin terdengar biasa. Namun, memasuki Agustus 2026, pertanyaan tersebut menjadi semakin relevan bagi masyarakat dan pelaku usaha yang hingga kini belum didata dalam Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).
Barangkali ada yang sedang sibuk bekerja. Ada yang sedang mengurus usaha. Ada pula yang mungkin belum sempat menerima kedatangan petugas sensus.
Kalau kamu salah satunya, tenang. Masih ada waktu.
Petugas Sensus Ekonomi 2026 masih melakukan pendataan di berbagai wilayah. Mereka datang dari rumah ke rumah, menyambangi tempat usaha, dan mengajak masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam sebuah kegiatan yang mungkin hanya membutuhkan waktu beberapa menit, tetapi memiliki arti penting bagi masa depan ekonomi Indonesia.
Tak perlu takut disensus
Mendengar kata “sensus” mungkin membuat sebagian orang membayangkan proses yang panjang dan rumit. Padahal, pendataan SE2026 dirancang agar dapat dilakukan dengan sederhana dan nyaman.
Ketika petugas datang, masyarakat akan mendapatkan pilihan cara pendataan.
Bisa wawancara langsung dengan petugas. Kamu cukup menjawab pertanyaan yang disampaikan sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Atau, jika lebih nyaman mengisi sendiri, tersedia pilihan pengisian secara mandiri.
Caranya pun sederhana. Sampaikan nomor WhatsApp dan/atau alamat email yang dapat digunakan kepada petugas. Setelah itu, petugas akan mengirimkan tautan khusus untuk melakukan pengisian secara mandiri.
Jadi, tidak harus selalu duduk lama bersama petugas. Pilih cara yang paling nyaman.
Di balik beberapa menit yang berarti
Mungkin kita sering menganggap data sebagai sesuatu yang jauh dari kehidupan sehari-hari.
Padahal, data tentang usaha yang dijalankan, kegiatan ekonomi yang dilakukan, hingga berbagai aktivitas ekonomi masyarakat merupakan bagian dari cerita besar tentang bagaimana perekonomian Indonesia bergerak.
Ada warung kecil di sudut kampung. Ada pedagang yang setiap pagi membuka lapaknya. Ada usaha rumahan yang dikerjakan bersama keluarga. Ada toko yang mulai berkembang. Ada pula usaha yang baru saja dirintis.
Semuanya memiliki cerita.
Dan semua cerita itu penting untuk diketahui.
Melalui Sensus Ekonomi 2026, berbagai aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha dipotret untuk menghasilkan gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi perekonomian Indonesia.
Data tersebut dapat menjadi bahan penting dalam menyusun kebijakan, merancang program pembangunan, serta melihat sektor-sektor ekonomi yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan.
Karena itu, ketika seorang petugas datang dan meminta waktu beberapa menit untuk melakukan pendataan, sesungguhnya yang sedang dikumpulkan bukan sekadar jawaban atas sejumlah pertanyaan.
Yang sedang dibangun adalah potret ekonomi Indonesia.
Belum disensus? Jangan menunggu
Kalau sampai hari ini kamu belum didata, jangan menunggu sampai kesempatan itu terlewat.
Kamu bisa menghubungi Call Center SE2026 melalui WhatsApp di 0815 1126 2026 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pendataan.
Tak perlu ragu bertanya. Tak perlu takut disensus.
Karena setiap jawaban yang diberikan adalah bagian dari informasi yang membantu Indonesia memahami dirinya sendiri: bagaimana masyarakat bekerja, bagaimana usaha tumbuh, dan ke mana arah perekonomian bergerak.
Masih ada waktu untuk disensus.
Ketika petugas datang, sambutlah. Luangkan beberapa menit. Berikan informasi yang benar.
Sebab bisa jadi, beberapa menit yang kamu berikan hari ini menjadi bagian dari keputusan yang menentukan arah pembangunan ekonomi di masa depan.
Partisipasi dalam Sensus Ekonomi adalah wujud cinta kepada negeri.
Mari menjadi bagian dari kemajuan ekonomi Indonesia. (*)








