MAROS, RAKYATSULBAR.COM— Sebanyak 139 personel Polres Maros dikerahkan untuk mengawal aktivitas masyarakat pada jam sibuk pagi melalui kegiatan Strong Point di sejumlah ruas jalan dan persimpangan wilayah Kabupaten Maros, Kamis (20/8/2026).
Penempatan personel dilakukan pada titik-titik yang dinilai memiliki potensi kepadatan arus kendaraan, mulai dari jalur poros Maros–Pangkep hingga kawasan yang mengarah ke perbatasan Kota Makassar.
Kehadiran polisi di lapangan diarahkan untuk menjaga kelancaran pergerakan kendaraan sekaligus memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Personel turut membantu warga menyeberang serta memastikan pelajar, pekerja, dan pengguna jalan lainnya dapat menjalankan aktivitas pagi dengan lebih aman.
Kapolres Maros AKBP Devi Sujana melalui Kasi Humas Polres Maros AKP Ahmad, S.Sos., M.H., menyampaikan bahwa Strong Point merupakan salah satu bentuk pelayanan kepolisian yang dilakukan secara rutin untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan nyata Polri kepada masyarakat,” ujar AKP Ahmad.
Selain mengurai potensi kepadatan lalu lintas, keberadaan personel di sejumlah lokasi strategis juga menjadi langkah pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Polres Maros memastikan kegiatan tersebut akan terus dilaksanakan secara konsisten, terutama pada waktu dan lokasi yang memiliki tingkat aktivitas masyarakat cukup tinggi.
Kepolisian juga mengingatkan para pengguna jalan agar tetap disiplin berlalu lintas, memperhatikan kondisi sekitar, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara.
Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan tertib, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitasnya setiap pagi.








