MAMUJU, RAKYATSULBAR.COM— Komisi IV DPRD Sulbar, soroti pelaksanaan DAK fisik Bidang SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat Tahun Anggaran 202, yang hingga saat ini belum tuntas di kerjakan.
Ketua Komisi IV DR. Marigun Rasyid, mengatakan dalam laporan pertanggungjawaban 100% selesai namun berbeda dengan faktanya di lapangan.
“Laporan pertanggungjawaban ya 100% namun pelaksanaan kegiatan fisiknya masih banyak belum selesai di kerjakan.” Kata Marigun.
Lanjut ” Saya heran kenapa bisa cairkan 100% anggarannya padahal pekerjaannya belum tuntas, itukan pelanggaran,” tutup DR.Marigun.
Menanggapi hal tersebut Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar, Muhammad Natsir mengatakan, apa yang menjadi refrensi DPRD akan menjadi poin penting untuk Diknas agar ke depan segera melakukan perbaikan untuk pendidikan Sulbar.
“Jadi apa yang menjadi refrensi DPRD itu akan menjadi poin utama Diknas untuk segera memperbaiki diri, menata adminitrasi dan berpihak pada komitmen yang harus memperjuangkan nasib pendidikan di Sulbar.” Kata Muhammad Natsir usai mengikuti rapat dengan Komisi IV DPRD Sulbar. Kamis, (7/7/2022).
Di singgung soal pelaksanaan DAK Fisik Tahun Anggaran 2022, Muhammad Natsir mengatakan untuk tahun ini sudah berjalan untuk DAK fisik Tahun anggaran 2022 ini sudah berjalan.
“Untuk DAK fisik 2022 sudah itu sudah berjalan,” ungkapnya.
Dia manambahkan kegiatan tahun ini akan menjadi pertimbangan, untuk pengelolaan DAK 2023. Sehingga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat kalau DAK swakelola ini di kelola dengan baik.
“Itu masukan sangat berharga untuk kita ke depan sehingga tidak ada lagi isu-isu bahwa Diknas ini begini-begini,”tutupnya.
(Musraho)








