Perkuat Disiplin dan Kewaspadaan Penyakit, Karantina Sulsel Gelar Morning Briefing

  • Bagikan

MAKASSAR, RAKYATSULBAR.COM – Karantina Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kewaspadaan terhadap ancaman penyakit hewan menular. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan morning briefing yang digelar di Aula Mabudatora, Senin (9/2/2026).

Kegiatan ini menggantikan apel pagi dan diikuti oleh seluruh pegawai, baik secara luring maupun daring, meski hujan mengguyur Kota Makassar.

Melalui kegiatan ini, jajaran internal diingatkan kembali tentang pentingnya profesionalisme, kedisiplinan, serta etika kerja dalam memberikan layanan kepada masyarakat. 

Kepala Bagian Umum Karantina Sulawesi Selatan, M. Bayu Wahyudi, menekankan bahwa seluruh personel memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pelayanan perkarantinaan.

“Kepada rekan-rekan di Satpel dan Tempel, tolong jaga kesehatan dan pastikan selalu siap melayani pengguna jasa di konter pelayanan. Perhatikan kerapian, hindari aktivitas seperti makan atau bermain ponsel saat bertugas, serta jaga kebersihan. Selain itu, bangunlah komunikasi yang baik dan jangan menyebarkan informasi yang dapat membuat suasana kantor tidak kondusif,” tegasnya.

Selain aspek pelayanan, penguatan juga diarahkan pada peningkatan kewaspadaan terhadap risiko masuknya penyakit hewan menular yang dapat berdampak pada kesehatan hewan dan manusia, termasuk Virus Nipah. 

Dalam arahannya, M. Bayu Wahyudi meminta seluruh petugas, khususnya yang bertugas di pintu pemasukan dan pengeluaran, untuk memperketat pengawasan serta menjalankan prosedur pemeriksaan secara disiplin dan konsisten.

“Kewaspadaan terhadap penyakit, termasuk Virus Nipah, harus menjadi perhatian bersama. Laksanakan pemeriksaan sesuai SOP dan jangan lengah, karena peran kita sangat penting dalam menjaga keamanan hayati wilayah,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kedisiplinan kerja tidak hanya bersifat administratif, tetapi merupakan wujud nyata tanggung jawab dalam melindungi sumber daya alam hayati Sulawesi Selatan serta menjaga kesehatan masyarakat. 

Seluruh jajaran diharapkan tetap solid, sigap, dan mengedepankan integritas dalam menjalankan tugas perkarantinaan, di tengah berbagai tantangan, termasuk faktor cuaca dan kondisi lapangan.

Kegiatan morning briefing ini menjadi bagian dari upaya penguatan internal untuk memastikan kinerja organisasi tetap berjalan optimal. Melalui langkah tersebut, Karantina Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang transparan, cepat, dan akuntabel bagi masyarakat serta seluruh pengguna jasa. (Emi)

  • Bagikan