FMIPA UIM Gelar Pengabdian MasyarakatKepada Santri Pondok Modern Nurul Asafa Takalar

  • Bagikan

TAKALAR, RAKYATSULBAR.COM – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (F MIPA) Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Pondok Modern Nurul Asafa, Kabupaten Takalar, Selasa (28/07/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Gaya Hidup Sehat Berbasis Kearifan Lokal: Penyuluhan dan Praktik Pembuatan Obat Tradisional yang Aman.” Kegiatan ini sekaligus media promosi kampus UIM khususnya F MIPA yang terdiri dari Program Studi Kimia yang akreditasi Unggul dan Program Studi Farmasi yang akreditasi Baik Sekali.

Tim PKM FMIPA UIM Al-Gazali yang terdiri dari apt. Muhammad Iqbal, S.Si., M.Si., Ayu Wandira A. Baso Amri, S.Si., M.Si., apt. Mustaina, S.Farm., M.Si., dan Nur Fajrin Maulana Yusuf, S.Si., M.Si., memberikan penyuluhan kepada santri dan santriwati beserta ustadz dan ustadzahnya mengenai DAGUSIBU obat secara benar dan bijak, Obat tradisional dan pemanfaatan bahan alam sebagai obat tradisional dan pengobatan alternatif yang aman. Para santri dan satriwati juga melakukan praktik pembuatan balsem berbahan pala dan kunyit yang dipandu langsung oleh dosen dan mahasiswa.

Dosen sekaligus Gugus Jaminan Mutu (GJM) F MIPA UIM Al-Gazali, apt. Muhammad Iqbal, S.Si., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan santri dan satriwati mengenai potensi bahan alam yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai gaya hidup sehat berbasis kearifan lokal. “Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada santri dan satriwati bahwa gaya hidup sehat dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan alam seperti pala dan kunyit menjadi produk pengobatan tradisional. Namun, proses pengolahannya harus tetap memperhatikan kebersihan, keamanan, komposisi bahan, dan cara penggunaannya,” kata Muhammad Iqbal.

Muhammad Iqbal menjelaskan, penyuluhan tidak hanya membahas manfaat bahan alam, tetapi juga pentingnya menggunakan obat baik tradisional apalagi konvensional secara benar dan bijaksana. Peserta diingatkan agar tidak menggunakan bahan alam apalagi bahan kimia secara sembarangan dan tetap berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan yang memerlukan penanganan medis.

Dalam sesi praktik, para siswa diperkenalkan pada alat, bahan, dan tahapan pembuatan balsem pala dan kunyit. Mereka juga dilibatkan secara langsung dalam proses penyiapan bahan, pencampuran, pengadukan, dan pengemasan produk. Menurut Muhammad Iqbal, praktik langsung dilakukan agar para santri dan santriwati lebih mudah memahami materi yang disampaikan. “Melalui praktik ini, siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga melihat langsung proses pengolahan bahan alam menjadi produk yang dapat digunakan. Mereka juga belajar tentang ketelitian, kebersihan, kerja sama, dan tanggung jawab selama proses pembuatan,” ujarnya.

Pimpinan Pondok Modern Nurul Asafa, Ustadz Zakriadi, S.Pd.I., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai penyuluhan dan praktik pembuatan obat tradisional memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat bagi para santri dansatriwati. “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada FMIPA UIM Al-Gazali yang telah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Pondok Modern Nurul Asafa. Kegiatan ini menambah pengetahuan dan keterampilan santri dan satriwati, khususnya dalam mengenali serta memanfaatkan bahan alam dan juga tentang DAGUSIBU obat yang benar dan bijak,” kata Zakriadi.

Zakriadi berharap adanya kerja sama antara Pondok Modern Nurul Asafa dan UIM Al-Gazali sehingga dapat terus dikembangkan melalui kegiatan pendidikan, pelatihan, dan pendampingan kepada para santri dan satriwati serta warga pondok. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan dengan tema-tema lain yang juga bermanfaat bagi pengembangan pengetahuan, kesehatan, dan keterampilan santri dan santriwati serta warga di pondok,” ujarnya.

Apalagi saat ini Pondok Modern Nurul Asafa mengembangkan pengetahuan santri dan santriwati diberbagai bidang keilmuan setelah tamat nantinya untuk melanjutkan pendidikan tingkat tinggi sesuai dengan minat dan cita-citanya. Pondok Modern Nurul Asafa merupakan lembaga pendidikan Islam terpadu berkonsep pesantren modern (Islamic Boarding School) yang memadukan kurikulum nasional dengan pendidikan agama, pengembangan karakter, serta keterampilan hidup santri.

Tim PKM F MIPA UIM Al-Gazali menyampaikan terima kasih kepada pihak Pondok Modern Nurul Asafa yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan para santri dan santriwati mengenai gaya hidup sehat, pemanfaatan bahan alam, serta proses pembuatan produk obat tradisional sederhana yang aman. Tim PKM berharap akan datang lagi ke Pondok Modern Nurul Asafa untuk berbagi pengetahuan dan melakukan pengabdian dalam bentuk yang berbeda.

  • Bagikan