TAKALAR, RAKYATSULBAR.COM -Anggota Komisi 1 DPR-RI Achmad Daeng Se’re didampingi Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Takalar Fadel Achmad
menyerahkan secara simbolis bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 106 pelajar di UPT SMP Negeri 1 Takalar, Senin (3/7/2026).
Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu mengatakan kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan akses pendidikan bagi generasi muda khususnya di Kabupaten Takalar.
Dalam sambutannya, Achmad Daeng Se’re mengajak seluruh insan pendidikan untuk terus menjaga nilai-nilai budaya Bugis-Makassar, seperti sipakatau, sipakalebbi, dan saling menghargai sebagai pondasi membentuk karakter generasi muda.
Ia mengaku terharu atas sambutan yang diberikan keluarga besar UPT SMP Negeri 1 Takalar. Menurutnya, sekolah tersebut memiliki ikatan emosional dengan keluarganya karena sang istri pernah mengenyam pendidikan di sekolah itu.
Sebagai bentuk komitmennya terhadap dunia pendidikan, Achmad Daeng Se’re juga menyerahkan bantuan berupa seragam batik untuk pengurus sekolah serta tenda berukuran 4 x 6 meter guna mendukung kegiatan kepramukaan.
“Generasi muda adalah aset masa depan bangsa. Karena itu, pendidikan harus menjadi prioritas bersama agar anak-anak Takalar mampu bersaing dan meraih cita-cita setinggi mungkin,” kata mantan Wakil Bupati Takalar periode 2017-2022.
Ia juga memotivasi para siswa agar terus belajar dan mempersiapkan diri sejak dini bagi yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan, termasuk di lingkungan Kementerian Pertahanan, TNI, maupun Badan Intelijen Negara (BIN). Menurutnya, putra-putri Takalar memiliki potensi besar untuk berprestasi di tingkat nasional.
Suasana semakin hangat ketika Achmad Daeng Se’re mengumumkan akan mentraktir seluruh siswa yang hadir menikmati makanan di kantin sekolah. Ia juga memberikan hadiah kepada pembaca Al-Qur’an, pembawa acara (MC), penampil seni, dan siswa yang berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Dihadapan para siswa dan orang tua siswa, Achmad Daeng Se’re mengungkapkan bahwa kuota PIP yang sebelumnya berhasil diperjuangkan sebanyak 1.000 penerima dan bisa bertambah sekitar 2.000 kuota lagi setelah dirinya berkomunikasi dengan pimpinan Fraksi Partai NasDem.
Selain itu, ia juga menegaskan akan terus memperjuangkan berbagai program pembangunan bagi Kabupaten Takalar, termasuk bedah rumah, pembangunan jembatan, hingga penyediaan sumur bor.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, Dody Rian Pratama, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Achmad Daeng Se’re terhadap dunia pendidikan melalui penyaluran PIP kepada siswa di Kabupaten Takalar.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu peserta didik dalam memenuhi kebutuhan pendidikan sehingga mereka dapat terus belajar dan menggapai cita-cita.
Dody juga mengungkapkan capaian membanggakan Kabupaten Takalar di tingkat nasional berkat pengelolaan dan penyaluran program indonesia pintar yang baik.
Menurut Dody Kabupaten Takalar berhasil meraih peringkat kedua nasional, di bawah Kabupaten Bantul, sementara peringkat ketiga diraih Kabupaten Manggarai. Atas prestasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Takalar menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan.
Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, termasuk sekolah yang mampu menyajikan data penerima secara valid dan tepat sasaran.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada UPT SMP Negeri 1 Takalar yang telah menyiapkan data dengan baik. Kolaborasi antara program PIP dari pemerintah dan aspirasi Achmad Daeng Se’re akan memberikan manfaat yang lebih luas bagi peserta didik,” pungkasnya.(*)








