MAKASSAR, RAKYATSULBAR.COM — Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) mendorong mahasiswa baru Program Pascasarjana (PPs) untuk menyelesaikan studi tepat waktu, berprestasi, dan menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.
“Melihat semangat mahasiswa baru hari ini, saya yakin mereka dapat menyelesaikan studi lebih cepat dengan prestasi tinggi,” ujar Rektor saat menerima mahasiswa baru PPs UNM tahun 2026.
Tahun ini, UNM mulai menjalankan program fast track, yang memungkinkan mahasiswa S1 semester tujuh mengikuti perkuliahan semester pertama S2. Program ini membuka peluang bagi mahasiswa berprestasi untuk meraih gelar magister pada usia lebih muda. Rektor juga mengapresiasi kepercayaan berbagai kalangan, termasuk sejumlah pejabat negara yang memilih melanjutkan pendidikan di PPs UNM.
Untuk menunjang studi, UNM menyediakan berbagai fasilitas akademik dari jenjang S1 hingga S3, termasuk akses gratis terhadap jurnal internasional bereputasi.
Rektor juga menegaskan komitmen UNM terhadap tata kelola yang bersih dan transparan. Pembayaran mahasiswa hanya dilakukan melalui mekanisme resmi universitas.
“Pembayaran di luar ketentuan adalah ilegal. Mahasiswa jangan membayar,” tegasnya. Mahasiswa juga didorong melaporkan apabila menemukan pembayaran tidak resmi ataupun praktik akademik yang tidak jujur.
Di bidang riset, UNM tengah membangun peta jalan publikasi internasional bereputasi. Mahasiswa S2 dan S3 diharapkan menjadi salah satu kekuatan utama melalui penelitian tesis dan disertasi yang dikembangkan menjadi publikasi berkualitas.
Berbagai kebijakan tersebut diarahkan agar mahasiswa dapat menjalani proses akademik secara optimal, menyelesaikan studi sesuai ketentuan, serta menghasilkan ilmu dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat, negeri, dan dunia.








