PT. Perminas Sosialisasi Eksplorasi LTJ di Desa Botteng  

  • Bagikan

MAMUJU, RAKYATSULBAT.COM — PT Perusahaan Mineral Nasional (Persero) PT Perminas menggelar sosialisasi kegiatan eksplorasi bersama jajaran tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga tokoh pemuda di Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Jumat (4/9/26).

Sosialisasi ini digelar guna memenuhi kewajiban regulasi penambangan sekaligus meredam potensi resistensi warga terhadap proyek yang diklaim sebagai wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ pertama di Indonesia tersebut.

Hal itu, Direktur Teknologi dan Pengembangan Bisnis PT Perminas, La Ode Tarfin Jaya, saat ditemui usai melakukan sosialisasi menjelaskan agenda tatap muka tersebut merupakan amanat Undang-Undang Minerba bagi setiap pemegang izin sebelum melangkah ke operasional skala penuh.

​”Sosialisasi ini adalah tuntutan regulasi yang wajib kami penuhi. Kami menyampaikan secara detail kegiatan saat ini baru sebatas eksplorasi pengeboran awal untuk menghitung ketersediaan cadangan Logam Tanah Jarang di Desa Botteng,”jeas La Ode.

La Ode Tarvin Jaya, menambahkan, eksplorasi yang dilakukan Perkinas di Mamuju ini soal LTJ merupakan eksplorasi yang pertama dilakukan di Indonesia. Ada beberapa informasi yang belum sampai hal itu merupakan kewajiban PERMINAS untuk mensosialisasikan.

“Hari kita melakukan sosialisasi Explorasi di desa Botteng jni sangat didukung oleh Masyarakat dengan positif ,”singkatnya.

​Ia juga membeberkan, meskipun izin masa eksplorasi yang dialokasikan pemerintah secara regulasi berlaku hingga delapan tahun, PT Perminas berkomitmen untuk mempercepat proses analisis laboratorium dan studi kelayakan.

Perusahaan menargetkan tahapan eksplorasi teknis rampung pada tahun 2027 mendatang agar dapat segera ditingkatkan ke fase Produksi Percepatan ini dikaitkan dengan mendesaknya kebutuhan LTJ sebagai komoditas kunci dalam rantai pasok industri teknologi tinggi dan transisi energi nasional.

(Sdr)

  • Bagikan