MAROS, RAKYATSULBAR.COM — Membludaknya antrean masyarakat yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Maros mendapat perhatian langsung dari jajaran Kepolisian Resor (Polres) Maros.
Kapolres Maros AKBP Devi Sujana, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung melakukan pemantauan kondisi antrean di sejumlah SPBU yang mengalami peningkatan jumlah kendaraan.
Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus melihat secara langsung kondisi masyarakat yang harus mengantre cukup panjang untuk mendapatkan BBM.
Di tengah kepadatan kendaraan, Kapolres Maros bersama para pejabat utamanya juga memastikan pengaturan arus lalu lintas berjalan dengan baik sehingga antrean kendaraan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.
Kehadiran langsung Kapolres di lapangan menjadi bentuk respons cepat Polres Maros terhadap situasi yang berkembang, sekaligus memastikan pelayanan dan pengamanan masyarakat tetap berjalan.
Kapolres Maros melalui Kasi Humas AKP Ahmad mengimbau masyarakat yang sedang mengantre BBM agar tetap tertib, mengikuti arahan petugas serta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban.
“Kami turun langsung untuk memastikan situasi di lapangan tetap aman, tertib dan kondusif. Personel kami juga terus melakukan pengaturan agar antrean kendaraan tidak mengganggu arus lalu lintas,” ujar AKP Ahmad, S.Sos.,M.H, Sabtu (12/9/2026).
Polres Maros, lanjutnya, akan terus melakukan pemantauan di sejumlah SPBU, khususnya yang mengalami peningkatan antrean, guna mengantisipasi terjadinya kepadatan lalu lintas maupun gangguan kamtibmas.
Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Maros untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan rasa aman, terutama dalam situasi yang membutuhkan kehadiran serta respons cepat kepolisian.
Dengan pengawasan dan pengaturan yang dilakukan petugas di lapangan, diharapkan proses pengisian BBM dapat berlangsung dengan tertib serta situasi keamanan dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Maros tetap terjaga.








