Sapa Warga di Cappa Galung, Kapolres Parepare Bahas Bahaya Narkoba, Tawuran, hingga Isu Hoaks

  • Bagikan

PAREPARE, RAKYATSULBAR.COM – Komitmen untuk hadir di tengah masyarakat dan mendengarkan langsung berbagai persoalan kamtibmas terus ditunjukkan oleh jajaran pimpinan Polres Parepare. Kali ini, Kapolres Parepare AKBP Pungky Mahendra Borniawan, memimpin kegiatan tatap muka bertajuk “Kumpul Kapolres bersama Masyarakat” yang dihelat di Rumah Kampung Data, Jalan Keterampilan, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.

Kegiatan silaturahmi dihadiri oleh Wakapolres Parepare Kompol Saharuddin, Kasat Binmas AKP Anwar, Kapolsek Bacukiki AKP Bustan Tarika, Lurah Cappa Galung Hidayatullah, Ketua LPMK Owen Lowina, para Ketua RT/RW, mahasiswa, serta puluhan warga setempat.

Pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) dari berbagai potensi ancaman sosial, Kapolres Parepare, AKBP Pungky Mahendra Borniawan, Menegaskan bahwa peran aktif masyarakat, khususnya para orang tua, menjadi benteng utama dalam melindungi generasi muda.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar senantiasa bijak dan cerdas dalam menyaring informasi di media sosial. Jangan mudah percaya dan menyebarkan berita hoaks yang dapat memecah belah serta menimbulkan keresahan. Mari kita bersama-sama menutup ruang bagi peredaran gelap narkoba di lingkungan kita,”tegas AKBP Pungky Mahendra Borniawan.

Lebih lanjut, Kapolres Parepare juga memberikan perhatian khusus terhadap pergaulan remaja dan tren gaya hidup yang berpotensi membahayakan kesehatan serta memicu tindakan kriminalitas jalanan.

“Perhatian dan pengawasan ekstra dari orang tua sangat krusial saat ini. Kita tidak ingin anak-anak kita terjerumus dalam aksi tawuran, penyalahgunaan zat berbahaya, maupun tren penggunaan rokok elektrik (vape) yang dampaknya perlu diwaspadai sejak dini. Kepolisian akan terus hadir mendampingi masyarakat, namun sinergi dari lingkungan keluarga adalah kunci utama menciptakan Parepare yang aman, damai, dan kondusif,”

Suasana kegiatan semakin interaktif tatkala memasuki sesi tanya jawab. Sejumlah warga menyampaikan berbagai masukan dan keluhan secara terbuka.

Ketua RW 05, Rosmawati, mengapresiasi kegiatan tatap muka ini dan berharap program serupa dapat rutin dilaksanakan secara bergilir. Ia juga meminta kepolisian turun langsung memberikan edukasi kepada anak-anak remaja, serta mengusulkan adanya pengawasan terhadap penjualan vape.

Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus mantan Ketua RW 02, H. Rahman Djuni, menyampaikan keresahan warga terkait kawasan pemukimannya yang rawan banjir, serta bangunan SDN 66 yang kerap dijadikan lokasi anak muda untuk melakukan aktivitas negatif seperti menghirup lem.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolres Parepare AKBP Pungky Mahendra Borniawan menegaskan bahwa forum seperti ini sangat penting untuk mendeteksi dini permasalahan di tengah masyarakat. Terkait penyalahgunaan lem, Kapolres menjelaskan perlunya langkah koordinasi lintas sektoral dengan Pemerintah Kota Parepare untuk merumuskan regulasi atau Perda yang mengatur penanganannya. Sementara masalah kebersihan drainase dan potensi banjir, pihaknya akan menginstruksikan Bhabinkamtibmas untuk berkoordinasi dengan pihak kelurahan guna mengajak warga bergotong royong.

Sementara itu, Wakapolres Parepare Kompol Saharuddin menambahkan sejumlah imbauan penting bagi warga yang hadir. Ia mengingatkan para orang tua agar tidak memberikan kebebasan kepada anak di bawah umur untuk mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya demi keselamatan bersama.

Wakapolres juga mendorong peningkatan keamanan swakarsa di lingkungan warga, salah satunya dengan memasang kamera pengawas (CCTV) di titik-titik strategis. Ia pun mengingatkan masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 Polres Parepare bilamana mendapati situasi darurat atau gangguan kamtibmas di wilayahnya.

  • Bagikan