MAKASSAR, RAKYATSULBAR.COM– Di tengah tekanan ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar mata uang, pertumbuhan ekonomi di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dinilai tetap menunjukkan performa yang tangguh dan stabil.
Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Nobuya Kawasaki, saat melakukan kunjungan media (media visit) di Graha Pena, Makassar, Rabu (3/6/2026).
Nobuya Kawasaki yang memiliki pengalaman panjang di industri keuangan Asia Pasifik menjelaskan bahwa melimpahnya sumber daya alam membuat Indonesia, termasuk wilayah Sulawesi Selatan, berada pada posisi yang relatif lebih baik dan tangguh dari dinamika geopolitik global.
“Saya masih melihat pertumbuhan yang cukup stabil di Indonesia meskipun terdapat sejumlah tantangan dari kondisi global. Perekonomian Indonesia tetap kuat. Jika melihat pertumbuhan PDB pada kuartal pertama tahun ini, angkanya masih relatif tinggi. Saya juga mendengar bahwa GDP daerah ini lebih tinggi daripada GDP negara,” ujar Nobuya Kawasaki.
Melihat ketahanan tersebut, Bank Danamon berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan menyediakan likuiditas dan penyaluran kredit yang sehat bagi para pelaku usaha.
“Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia,” katanya.
Khusus untuk wilayah Sulawesi Selatan, Danamon melihat adanya beberapa sektor fundamental yang menjadi penopang utama perekonomian daerah dan memiliki prospek cerah untuk terus didukung.
“Terkait peluang di wilayah ini, sektor agrikultur memiliki peran yang sangat penting dan akan terus menjadi salah satu sektor utama yang perlu didukung. Selain itu, terdapat potensi yang besar dari sektor transportasi dan perdagangan, mengingat posisi Makassar yang sangat strategis sebagai pintu gerbang ke Indonesia Timur. Sektor konsumsi juga masih memiliki potensi pertumbuhan yang cukup besar di wilayah ini,” jelasnya.








