Hanoman, Rahwana, dan Ogoh-Ogoh Antar Tomoni Timur Raih Juara III Karnaval Budaya HUT Luwu Timur

  • Bagikan

MALILI, RAKYATSULBAR.COM – Penampilan spektakuler yang menghadirkan tokoh pewayangan Hanoman, Rahwana, serta ogoh-ogoh raksasa berhasil mengantarkan Kecamatan Tomoni Timur meraih Juara III pada Lomba Karnaval Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Luwu Timur.

Pengumuman pemenang disampaikan pada malam penganugerahan Bupati Award yang berlangsung di Lapangan Pendidikan Malili, Senin (8/6/2026).

Hadiah diserahkan langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, kepada seluruh pemenang.

Camat Tomoni Timur, Yulius, hadir langsung menerima penghargaan sebagai Juara III. Atas prestasi tersebut, Tomoni Timur memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp4 juta.

Bupati Luwu Timur juga memberikan bonus tambahan sebesar Rp5 juta, sehingga total hadiah yang diterima mencapai Rp9 juta.

Prestasi tersebut menjadi buah dari penampilan memukau kontingen Tomoni Timur saat Karnaval Budaya yang digelar di kawasan Anjungan Sungai Malili pada Rabu (3/6/2026) lalu.

Sebanyak 350 peserta dari berbagai unsur masyarakat ikut ambil bagian dalam parade yang menjadi salah satu agenda utama peringatan HUT ke-23 Kabupaten Luwu Timur.

Sejak barisan karnaval bergerak, perhatian ribuan penonton langsung tertuju pada sosok Hanoman dan Rahwana yang tampil atraktif.

Dengan berbagai aksi jenaka dan interaksi spontan bersama masyarakat, kedua tokoh pewayangan tersebut sukses mengundang gelak tawa warga yang memadati sisi kiri dan kanan jalan sepanjang rute karnaval.

Di balik kelucuan mereka, sejumlah anak-anak juga tampak ketakutan saat kedua karakter tersebut mendekati kerumunan. Beberapa bahkan terlihat berlari mencari perlindungan di balik orang tua mereka, menambah warna tersendiri dalam kemeriahan parade budaya tersebut.

Tidak kalah menarik, kemunculan ogoh-ogoh raksasa hasil karya pemuda Hindu Tomoni Timur menjadi daya tarik utama lainnya. Patung berukuran besar yang melambangkan pengusiran sifat-sifat buruk itu menghadirkan nuansa budaya Bali yang kental dan mendapat sambutan meriah dari penonton.

Kontingen Tomoni Timur juga menampilkan kekayaan keberagaman budaya melalui partisipasi perwakilan sekitar 20 suku yang mengenakan pakaian adat masing-masing. Perpaduan warna-warni busana tradisional, tarian bernuansa Bali, hingga penampilan Barong Cilik semakin menyemarakkan suasana.

Tidak hanya masyarakat umum, kegiatan ini juga melibatkan kepala desa, perangkat desa, anggota BPD, tokoh masyarakat, unsur kesehatan, hingga tenaga pendidik yang turut berbaur dalam barisan karnaval.
Camat Tomoni Timur, Yulius, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan bekerja sama menyukseskan kegiatan tersebut.

“Karnaval budaya ini bukan sekadar memeriahkan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur, tetapi juga menjadi wadah memperkenalkan keberagaman suku dan budaya yang hidup harmonis di Tomoni Timur. Alhamdulillah, kerja keras seluruh masyarakat membuahkan hasil dengan diraihnya Juara III,” ujarnya.

Yulius juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Tomoni Timur yang telah menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan karnaval.

“Saya atas nama Pemerintah Kecamatan Tomoni Timur menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat, para kepala desa, perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, pemuda, unsur pendidikan, tenaga kesehatan, komunitas seni budaya, serta seluruh peserta yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk memeriahkan Karnaval Budaya ini. Prestasi yang kita raih adalah hasil kerja bersama dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Tomoni Timur,” katanya.

Menurut Yulius, keberhasilan tersebut menunjukkan kuatnya solidaritas masyarakat dalam menjaga dan merawat keberagaman yang menjadi ciri khas Tomoni Timur.

“Yang paling penting bukan hanya juara yang kita peroleh, tetapi bagaimana masyarakat Tomoni Timur mampu menampilkan persatuan dalam keberagaman. Inilah kekuatan utama yang harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi mendatang,” tambahnya.

Raihan Juara III ini sekaligus menjadi bukti bahwa kekayaan budaya yang dimiliki Tomoni Timur mampu tampil kompetitif dan memberikan warna tersendiri dalam rangkaian peringatan HUT ke-23 Kabupaten Luwu Timur di Bumi Batara Guru.

Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh elemen masyarakat, Tomoni Timur kembali menegaskan dirinya sebagai miniatur keberagaman yang hidup rukun, harmonis, dan saling menghargai. (*)

  • Bagikan