URI, Presiden Prabowo dan Jejak Sejarah Kapal Titanic

  • Bagikan

MAKASSAR, RAKYATSULBAR.COM – Belakangan ini beredar informasi di media sosial terkait rencana Presiden Prabowo Subianto membentuk perguruan tinggi baru bernama Universitas Republik Indonesia, yang disiapkan sebagai wadah pencetak calon pemimpin nasional berkarakter dan disingkat URI. Nama ini ternyata memiliki kemiripan persis dengan salah satu universitas ternama di Amerika Serikat, yaitu University of Rhode Island (URI) yang berlokasi di wilayah Pantai Timur atau East Coast.

Universitas Rhode Island berdiri di kota Kingston, berjarak sekitar 1,5 jam perjalanan darat dari Hartford, Connecticut. Negara bagian Rhode Island sendiri merupakan wilayah terkecil dari 50 negara bagian di AS, baik dari segi luas maupun jumlah penduduk yang tercatat 1,2 juta jiwa menurut sensus tahun 2025. Perguruan tinggi ini unggul dalam bidang perikanan dan kelautan, serta rutin menerima sekitar 70 mahasiswa program magister dari Indonesia, terutama dari Aceh dan Papua. Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Jamaluddin Jompa diketahui pernah berkunjung ke sana pada 2023, dan diduga telah menjajaki nota kesepahaman atau MoU.

URI semakin dikenal dunia berkat salah satu profesornya, Dr. Robert Ballard, yang pada 1 September 1985 berhasil menemukan bangkai kapal legendaris RMS Titanic. Kapal tersebut diketahui tenggelam pada dini hari 15 April 1912 di perairan lepas pantai Kanada.

🏛️ JEJAK SEJARAH TIGA GEDUNG PERWAKILAN RI DI AMERIKA

Dalam catatan pengalaman selama lima tahun bermukim di Hartford, kawasan Pantai Timur AS, M. Saleh Mude menyampaikan kisah menarik terkait tiga gedung perwakilan pemerintah Indonesia di sana: Kedutaan Besar RI di Washington D.C., Konsulat Jenderal RI di New York, dan Perutusan Tetap RI untuk PBB.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Ketua PTRI saat itu Hari Prabowo dan Konsul Jenderal Winanto Adi pada November 2023, ketiga gedung tersebut dibeli atas perintah Presiden Soekarno pada tahun 1951. Penugasan pembelian diserahkan kepada Prof. Soemitro Djojohadikusumo, ayah Presiden Prabowo Subianto.

Tujuan pembelian tersebut, sebagaimana disampaikan keduanya, adalah agar Indonesia dapat menunjukkan kepada pemerintah Belanda bahwa bangsa ini sudah berdiri tegak dan mampu memiliki gedung yang setara atau bahkan lebih baik dibandingkan gedung milik pemerintah Belanda.

Satu hal yang mencolok, gedung KBRI di Washington D.C. yang berlokasi di 2020 Massachusetts Avenue NW, jika dilihat dari depan memiliki bentuk yang menyerupai kapal. Menurut penuturan Konsul Jenderal Winanto Adi, usut punya usut salah satu pemilik awal gedung tersebut diketahui adalah pemilik dari kapal Titanic.

Sejarah ini penting untuk dicatat dan disajikan dengan utuh sebagai bagian dari perjalanan panjang bangsa Indonesia di kancah internasional.

Oleh: M. Saleh Mude – Harian Rakyat Sulsel

  • Bagikan