MAKASSAR, RAKYATSULBAR.COM – Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sulawesi Selatan (Karantina Sulawesi Selatan) melaksanakan apel pagi yang diikuti oleh seluruh pegawai sebagai sarana penguatan komitmen organisasi, peningkatan disiplin kerja, serta penyamaan persepsi dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan publik.
Dalam arahannya, Kepala Karantina Sulawesi Selatan, Sitti Chadidjah mengingatkan seluruh pegawai untuk membangun kebiasaan positif di lingkungan kerja, termasuk melaksanakan kegiatan penguatan nilai-nilai organisasi secara rutin. Seluruh pegawai diharapkan memiliki komitmen yang sama dalam menjaga semangat kerja, kebersamaan, dan budaya kerja yang produktif.
Salah satu poin utama yang disampaikan adalah pentingnya menjaga integritas sebagai nilai dasar dalam pelaksanaan tugas. Kepala Karantina Sulawesi Selatan menegaskan bahwa integritas merupakan komitmen yang tidak dapat ditawar dan harus diwujudkan dalam setiap tindakan serta pengambilan keputusan. Seluruh pegawai yang telah mengikuti pelatihan dan pendidikan integritas diharapkan tidak hanya memperoleh sertifikat, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang dipelajari dalam kehidupan kerja sehari-hari.
“Integritas bukan hanya terkait dengan pencegahan korupsi atau gratifikasi, tetapi juga tentang kepatuhan terhadap aturan, etika, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas,” tegas pimpinan.
Selain itu, seluruh pegawai diingatkan untuk selalu menjunjung tinggi norma, etika, dan tata krama dalam lingkungan kerja. Kantor merupakan rumah kedua tempat seluruh pegawai mengabdikan diri dan mencari nafkah, sehingga setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik organisasi melalui perilaku yang profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan pentingnya bekerja berdasarkan regulasi dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Seluruh perubahan kebijakan dan prosedur pelayanan yang telah ditetapkan harus dipahami dan diterapkan secara konsisten guna mendukung peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Karantina Sulawesi Selatan saat ini tengah melakukan sejumlah penyesuaian dan penyempurnaan proses bisnis pelayanan, khususnya di wilayah pelabuhan laut.
Perubahan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pelayanan berjalan sesuai SOP, mulai dari pemeriksaan hingga penerbitan dokumen karantina. Untuk itu, jajaran operasional diminta aktif mengikuti sosialisasi dan mempelajari alur kerja yang telah diperbarui agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan tugas.
Menutup arahannya, Kepala Karantina Sulawesi Selatan mengajak seluruh pegawai untuk terus meningkatkan semangat kerja, melahirkan inovasi, dan menjaga profesionalisme demi mewujudkan Karantina Sulawesi Selatan yang semakin terpercaya, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan slogan Badan Karantina Indonesia “Pelindungan Maksimal, Pelayanan Optimal,” sebagai pengingat komitmen seluruh insan karantina dalam melindungi sumber daya hayati sekaligus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.








