MAMUJU, RAKYATSULBAR.COM – Gerbang Sekolah Rakyat Sulawesi Barat dipalang menggunakan alat berat oleh pihak kontraktor, aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas pembayaran pekerjaan yang disebut belum diselesaikan, dengan nilai tagihan mencapai kurang lebih Rp3 miliar.
Supkon Kontraktor, Ali Putra mengatakan penutupan akses dilakukan karena pihaknya belum menerima pembayaran atas pekerjaan yang telah dilaksanakan.
“Kami tutup karena belum dibayar sebesar kurang lebih Rp3 miliar,” kata Ali Putra saat ditemui di lokasi Sekolah Rakyat, Selasa (29/9/26).
Ia mengungkapkan, pihaknya telah memulai pekerjaan sejak awal Mei dan mengaku telah menyelesaikan tanggung jawab sesuai pekerjaan yang dilakukan.
“Kami kerja awal bulan Mei dan menyelesaikan tanggung jawab. Kami datang ini mencari jalan baiknya,” ujarnya.
Namun, belum adanya pembayaran membuat pihak kontraktor mengambil langkah memalang akses masuk menggunakan alat berat.
Ali menyebut, pihaknya akan terus melakukan penutupan hingga mendapatkan respons dari pihak terkait. Terlebih, peresmian Sekolah Rakyat disebut dijadwalkan pada 8 Oktober mendatang.
“Kami akan lanjut penutupan sampai mereka merespons, karena kalau kita diam-diam mereka juga hiraukan, apalagi tanggal 8 mendatang peresmian,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan kekecewaannya karena persoalan pembayaran tersebut belum mendapatkan penyelesaian. Menurutnya, sekitar 50 anggota pekerja berada dalam kondisi menunggu kepastian.
“Kami punya anggota kurang lebih 50, ingin mau datang untuk merusak kalau tidak diperhatikan,” tambahnya.
Meski demikian, Ali menegaskan bahwa kedatangan mereka ke lokasi bertujuan mencari penyelesaian secara baik-baik.
“Makanya kita ambil inisiatif untuk palang dulu jalan,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan dari pihak pengelola proyek maupun instansi berwenang mengenai penyebab belum dibayarkannya tagihan kontraktor, status administrasi pekerjaan, serta langkah penyelesaian yang akan ditempuh.
Namun sampai saat ini reporter media ini masih terus berupaya untuk melakukan konfirmasi kepada pihak terkait. (Muh.Fajrin)








