Karantina Sulsel Periksa 336 Kg Ikan Kerapu Segar Tujuan Ekspor China

  • Bagikan

MAKASSAR, RAKYATSULBAR.COM – Menjaga kualitas komoditas perikanan sebelum memasuki pasar internasional menjadi salah satu tahapan penting dalam kegiatan ekspor. Untuk memastikan hal tersebut, Balai Besar Karantina Sulawesi Selatan melakukan pemeriksaan terhadap 336 kg ikan kerapu segar yang dipersiapkan untuk dikirim ke

China.

Pemeriksaan dilakukan terhadap beberapa jenis ikan kerapu, di antaranya Fresh Chilled Tomato Hind, Fresh White Lunar-Tailed Grouper, Fresh Humpback Grouper, serta Fresh Grouper Fish yang mencakup jenis Plectropomus leopardus dan Epinephelus spp.

Dalam kegiatan tersebut, petugas karantina melakukan pemeriksaan fisik terhadap komoditas tersebut serta verifikasi kelengkapan dokumen persyaratan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan media pembawa memenuhi ketentuan karantina sebelum dilalulintaskan ke negara tujuan.

Kepala Karantina Sulawesi Selatan, Sitti Chadidjah, mengatakan bahwa pemeriksaan merupakan bagian dari komitmen karantina dalam mengawal kualitas dan kesehatan ikan yang akan diperdagangkan ke luar negeri.

“Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan komoditas yang akan diekspor memenuhi persyaratan kesehatan dan ketentuan karantina negara tujuan. Pemenuhan standar tersebut penting agar hasil perikanan Sulawesi Selatan dapat diterima di pasar internasional sekaligus menjaga kepercayaan mitra dagang terhadap sistem perkarantinaan Indonesia,” ujar Sitti Chadidjah.

Menurutnya, pemenuhan persyaratan karantina menjadi salah satu aspek penting dalam perdagangan komoditas perikanan. Selain memastikan kondisi fisik dan kelengkapan dokumen, proses pemeriksaan juga menjadi bagian dari upaya memberikan jaminan terhadap komoditas yang akan dilalulintaskan.

Melalui pemeriksaan dan sertifikasi karantina, Karantina Sulawesi Selatan terus mendukung para pelaku usaha dan eksportir dalam memenuhi persyaratan negara tujuan. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat daya saing komoditas perikanan daerah sekaligus menjaga kesehatan dan kelestarian sumber daya hayati Indonesia.

Dengan pengawasan yang konsisten dan pelayanan yang profesional, komoditas perikanan Sulawesi Selatan diharapkan semakin mampu memenuhi standar pasar internasional dan memperluas peluang perdagangan ke berbagai negara.

  • Bagikan