MAMUJU, RAKYATSULBAR.COM — Seorang anak perempuan berusia 13 tahun, warga Desa Barakkang, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, berhasil menyelamatkan diri dari dugaan upaya penculikan, Kamis (8/10/26).
Ank tersebut diduga hendak dibawa oleh seorang pria berinisial S (37) menggunakan sepeda motor menuju wilayah Sulawesi Selatan. Peristiwa tersebut terjadi di Lingkungan Simbuang 1, Kelurahan Simboro, Kabupaten Mamuju.
Di tengah perjalanan, korban diduga menyadari dirinya akan dibawa pergi. Dalam kondisi panik, korban berteriak meminta pertolongan sambil menangis.
Korban kemudian nekat melompat dari sepeda motor yang sedang melaju di daerah Mamuju tepatnya di jln Gatot Subroto, Kelurahan Simboro, Mamuju, Sulbar.
Akibatnya, korban terjatuh dan terbentur aspal hingga mengalami luka pada bagian dahi, dagu, dan perut.
Teriakan korban pun menarik perhatian seorang anggota TNI dari Kodim 1418 Mamuju, Firman, yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian tersebut.
Firman langsung menghampiri korban. Saat pria tersebut berusaha kembali mendekati korban setelah terjatuh, Firman kemudian mengamankan S.
“Anak itu berteriak sambil menangis, saya diculik. Lalu saya menghampiri dan menangkap pelaku yang hendak kembali mengambil korban,” ujar Firman.
Korban dan pria tersebut selanjutnya diamankan ke Mapolresta Mamuju untuk menjalani pemeriksaan awal. Korban kemudian dipertemukan dengan keluarganya yang berada di Mamuju.
Sementara itu, pria berinisial S masih berada di ruang Resmob Polresta Mamuju untuk menjalani pemeriksaan.
Belum diketahui secara pasti bagaimana korban bisa bersama pria tersebut hingga akhirnya berada di wilayah Mamuju. Polisi masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk dugaan tujuan membawa korban ke arah Sulawesi Selatan.
Hingga berita ini diterbitkan, Polresta Mamuju belum memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut.
Informasi sementara menyebutkan, penyidik Polres Mamuju Tengah akan menangani proses hukum terhadap pria tersebut. Penanganan perkara selanjutnya masih menunggu kedatangan penyidik Polres Mamuju Tengah untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus tersebut menjadi perhatian aparat mengingat korban masih berusia 13 tahun dan mengalami luka saat berusaha menyelamatkan diri dari dugaan upaya penculikan. (*)








