GORONTALO, RAKYATSULBAR.COM – Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan (Karantina Sulsel) selaku Koordinator Regional Sulawesi mendampingi Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, dalam kunjungan kerja ke Pelabuhan Laut Gorontalo. Kunjungan tersebut guna memperkuat koordinasi dan harmonisasi layanan karantina di wilayah Sulawesi dalam mendukung kelancaran lalu lintas komoditas dan perdagangan antarwilayah.
Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau langsung aktivitas pemuatan kontainer serta proses layanan yang berlangsung di kawasan pelabuhan. Peninjauan dilakukan untuk melihat implementasi layanan terpadu di lapangan sekaligus mengidentifikasi berbagai peluang peningkatan kualitas pelayanan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Sebagai wilayah yang memiliki peran strategis dalam distribusi komoditas pertanian, perikanan, dan peternakan, Sulawesi membutuhkan dukungan layanan karantina yang terintegrasi dengan sistem logistik dan kepelabuhanan. Oleh karena itu, kunjungan kerja ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara unit pelaksana teknis karantina di Sulawesi dengan para pemangku kepentingan terkait.
Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, menegaskan bahwa kelancaran proses bisnis di pelabuhan harus berjalan beriringan dengan sistem pengawasan yang efektif.
“Tentunya dengan pengawasan terpadu yang dilakukan antarinstansi menjadi langkah strategis untuk menyederhanakan proses layanan, mengurangi waktu tunggu (dwelling time), serta mempercepat arus keluar masuk barang sehingga dapat meningkatkan daya saing perdagangan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Karantina Sulawesi Selatan selaku Koordinator Regional Sulawesi menilai bahwa penguatan koordinasi antarunit karantina di wilayah Sulawesi menjadi kunci dalam mewujudkan layanan yang seragam, responsif, dan adaptif terhadap dinamika perdagangan.
“Kunjungan ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk menyamakan langkah dan memperkuat kolaborasi antarunit kerja karantina di Sulawesi. Dengan koordinasi yang solid, kita dapat menghadirkan layanan yang semakin efektif sekaligus menjaga pengawasan terhadap komoditas yang dilalulintaskan tetap optimal,” ungkapnya.
Melalui kunjungan kerja tersebut, diharapkan terbangun penguatan jejaring kerja antarinstansi dalam mendukung implementasi layanan karantina yang modern, efisien, dan mampu menunjang pertumbuhan ekonomi di kawasan Sulawesi serta Indonesia Timur secara umum.








