Audiensi dengan Harian Rakyat Sulsel, Plt Rektor UNM Perkenalkan Gerakan “Mapaccing UNM”

  • Bagikan

MAKASSAR,RAKYATSULBAR.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., menerima audiensi Harian Rakyat Sulsel yang dipimpin oleh Direktur Harian Rakyat Sulsel, Daswar M Rewo, di Menara Phinisi UNM, Jalan AP Pettarani, pada Selasa (28/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas berbagai upaya penguatan citra dan budaya kampus, termasuk pengenalan gerakan “Mapaccing UNM” yang menjadi salah satu semangat membangun tata kelola universitas.

Dalam kesempatan itu, Prof. Farida menjelaskan Mapaccing merupakan filosofi Bugis-Makassar yang berarti bersih lahir dan batin. Nilai tersebut, kata dia, diterapkan sebagai budaya bersama di lingkungan UNM.

“Mapaccing itu bersih lahir dan batin. Jadi kita ingin UNM ini bersih. Bersih lingkungannya, bersih manusianya. Karena kalau kita bersih, itu menjadi bagian dari budaya kita,” kata Farida.

Menurut dia, makna bersih tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik kampus, tetapi juga menyangkut tata kelola organisasi dan pelayanan kepada sivitas akademika.

“Tata kelola harus bersih. Pelayanan kepada mahasiswa harus bersih. Zero corruption, zero pungutan liar, dan seterusnya. Semua harus bersih, mulai dari tata kelola, lingkungan, hingga perilaku kita,” ujar Farida.

Prof Farida mengatakan, gerakan tersebut ditujukan kepada seluruh sivitas akademika, mulai dari pimpinan hingga tenaga kependidikan. Menurut dia, perubahan budaya tidak cukup hanya melalui slogan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

” Ini harus dimulai dari atas sampai ke bawah. Ini sebuah ikhtiar. Perubahan itu memang tidak mudah, tidak cukup hanya dideklarasikan. Harus menjadi pemikiran bersama, bukan sekadar slogan, tetapi benar-benar dilaksanakan,” kata Prof Farida.

Ia menambahkan, konsep tersebut telah diperkenalkan kepada warga kampus dan akan terus disosialisasikan agar menjadi budaya yang mengakar di UNM.

“Konsep ini bukan sekadar konsep. Saya sudah lama memikirkannya. Ini penting untuk membentengi diri kita semua. Kalau semua terinspirasi, maka ini akan menjadi benteng moral,” ujar Prof Farida.

Prof Farida menilai budaya bersih akan memengaruhi cara pandang dan cara berpikir sivitas akademika.

“Kalau kita bersih, pasti memengaruhi cara pandang dan cara berpikir kita. Orang juga akan merasa nyaman. Sebaliknya, kalau lingkungan kumuh, cara berpikir juga bisa ikut kumuh,” kata dia.

Dalam audiensi itu, Prof Farida juga mengatakan UNM memiliki kontribusi besar dalam mencetak sumber daya manusia yang kini berkiprah di berbagai bidang, termasuk industri media dengan menduduki posisi strategis.

Karena itu, ia berharap hubungan antara UNM dan media terus diperkuat agar berbagai capaian, inovasi, dan prestasi kampus dapat tersampaikan kepada masyarakat secara luas.

Selain itu, Farida juga memperkenalkan slogan “Kita UNM, UNM Rumah Kita” sebagai upaya memperkuat rasa memiliki terhadap kampus.

Prof Farida berharap seluruh sivitas akademika dapat menjaga semangat kebersamaan dan mendukung berbagai upaya membangun UNM sebagai kampus yang bersih, berintegritas, dan memiliki budaya organisasi yang kuat.

Ktg: Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., menerima audiensi Harian Rakyat Sulsel yang dipimpin oleh Direktur Harian Rakyat Sulsel, Daswar M Rewo, di Menara Phinisi UNM, Jalan AP Pettarani, pada Selasa (28/7/2026).

  • Bagikan