Usung REI Sulsel yang Solid, Inklusif, Bernurani, dan Sejahtera
MAKASSAR, RAKYATSULBAR.COM — H. Badris Salam menunjukkan keseriusannya maju dalam bursa pemilihan Ketua Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029. Ia resmi mengembalikan formulir pendaftaran beserta berkas persyaratan pencalonan di Sekretariat DPD REI Sulsel, Jalan Nikel, Kota Makassar, Senin (28/9/2026) pagi.
Kehadiran Badris Salam menjadi perhatian karena didampingi sejumlah mantan Ketua DPD REI Sulsel, tokoh senior, pengusaha, serta tokoh lintas komunitas dan kepemudaan.
Sebelum menuju Sekretariat DPD REI Sulsel, Badris bersama rombongan terlebih dahulu berkumpul di Kopi Mari, Jalan Boulevard, Makassar.
Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Sekretariat DPD REI Sulsel dengan pengawalan jajaran Patwal Satlantas Polrestabes Makassar.
Pengembalian formulir tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pencalonan Badris Salam untuk memimpin organisasi pengembang properti di Sulawesi Selatan selama tiga tahun mendatang.
Rangkul Pengembang Kecil hingga Besar
Dalam pencalonannya, Badris Salam mengusung visi mewujudkan REI Sulsel yang solid, inklusif, bernurani, dan sejahtera.
Visi tersebut menekankan pentingnya membangun organisasi yang mampu merangkul seluruh pengembang, mulai dari pengembang kecil dan menengah hingga perusahaan properti berskala besar.
Semangat kebersamaan menjadi salah satu gagasan utama yang diusung Badris Salam dalam menghadapi pemilihan Ketua DPD REI Sulsel.
Melalui pendekatan tersebut, REI Sulsel diharapkan dapat menjadi rumah bersama bagi seluruh anggotanya, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pengembang, pemerintah, perbankan, dan pemangku kepentingan sektor perumahan.
Kehadiran Tokoh Senior Warnai Pencalonan
Kehadiran sejumlah mantan Ketua DPD REI Sulsel dan tokoh senior dalam rombongan Badris Salam menjadi salah satu hal yang menarik perhatian dalam proses pengembalian formulir pencalonan.
Keterlibatan berbagai kalangan tersebut turut mewarnai dinamika menjelang pemilihan kepengurusan baru DPD REI Sulsel periode 2026–2029.
Pemilihan Ketua REI Sulsel juga menjadi momentum untuk membahas berbagai tantangan industri properti, khususnya penyediaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, kemudahan perizinan, akses pembiayaan, dan penguatan peran pengembang lokal.
Dengan mengembalikan formulir dan melengkapi berkas pencalonan, Badris Salam selanjutnya akan mengikuti tahapan pemilihan sesuai ketentuan panitia.
Kontestasi pemilihan Ketua DPD REI Sulsel periode 2026–2029 diharapkan menjadi ruang bagi seluruh anggota untuk menyampaikan aspirasi dan menentukan arah organisasi ke depan.








