Pemkot Parepare dan UNM Perkuat Kemitraan Pendidikan dan SDM

  • Bagikan

PAREPARE, RAKYATSULBAR.COM – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Negeri Makassar di Kota Parepare berfokus pada bidang pendidikan. Selama menjalankan program, mahasiswa berkomunikasi dan bekerja sama dengan sekolah, guru, kepala sekolah, pengawas, orangtua siswa, serta organisasi perangkat daerah (OPD).

Koordinator mahasiswa KKN di Parepare, Nurfadi, mengatakan dukungan berbagai pihak membuat program berjalan sesuai tujuan dan waktu yang ditetapkan. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Parepare, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, pengawas, dan para siswa.

“Kami tidak perlu bercerita banyak tentang keberhasilan program. Kehadiran kepala sekolah, guru, pengawas, dan OPD di ruangan ini menjadi bukti dukungan yang kami rasakan,” ujarnya.

Koordinator KKN UNM, Dr. Suarlin, S.Pd., M.Si., juga

mengapresiasi kehadiran unsur Pemerintah Kota Parepare dalam pertemuan tersebut. Menurut dia, kehadiran wali kota, sekretaris daerah, dan para kepala OPD menunjukkan dukungan terhadap program KKN. Ia berharap kerja sama itu berlanjut pada pelaksanaan KKN berikutnya.

Pelaksana Tugas Rektor UNM Prof. Dr. Farida Patitingi, S.H., M.Hum. mengatakan, KKN Tematik menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempertemukan teori pendidikan yang dipelajari di kampus dengan kenyataan proses pendidikan di sekolah.

Ia menilai kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat mempercepat peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta kesejahteraan masyarakat. Farida juga menyampaikan terima kasih kepada kepala sekolah, guru, masyarakat, dan seluruh pihak yang mendukung program mahasiswa.

Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid, S.E., M.H. mengatakan, kehadirannya dalam pertemuan itu menunjukkan arti penting kerja sama UNM dan pemerintah kota. Menurut dia, UNM merupakan bagian dari Parepare karena memiliki Kampus V di kota tersebut.

Tasming menyebut kehadiran jajaran pemerintah kota, mulai dari

sekretaris daerah, staf ahli, kepala OPD, camat, hingga unsur pendidikan, merupakan bentuk kepedulian terhadap pengembangan sumber daya manusia.

Ia berharap kemitraan UNM dan Pemerintah Kota Parepare terus dikembangkan agar menghasilkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Mengakhiri sambutannya, Beliau menyampaikan dua bait pantun penutup: Pohon ketapang tumbuh berjajar, Tempat berteduh di tengah taman. Ilmu bukan hanya untuk dipelajari, Tetapi diamalkan demi kemajuan.

Singgah berlabuh perahu di dermaga, Berlayar tenang menuju seberang. UNM hadir membawa ilmu berharga, Bersama Parepare membangun masa depan gemilang.

  • Bagikan