Penerimaan 75 Siswa Latja SPN Batua, Polres Parepare Tekankan Disiplin dan Etika

  • Bagikan

PAREPARE, RAKYATSULBAR.COM – Sebanyak 75 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuk Bintara) Polri Gelombang I Tahun 2026 dari SPN Batua resmi diterima untuk melaksanakan latihan kerja (latja) di wilayah hukum Polres Parepare. Kegiatan tersebut ditandai melalui apel penerimaan yang digelar di halaman Mapolres Parepare, Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 16.30 wita.

Apel penerimaan dipimpin oleh Wakapolres Parepare, Kompol Saharuddin, yang mewakili Kapolres Parepare. Prosesi pengukuhan dilakukan dengan penyematan pita latihan kerja kepada perwakilan mentor dan siswa latja sebagai simbol dimulainya kegiatan praktik lapangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kabag SDM Kompol Muh. Hasyim, Kabag Ops Kompol Slamet Paryanto, para Kapolsek jajaran, Kasat fungsi, serta para perwira pertama di lingkungan Polres Parepare. Sementara itu, komandan apel dipercayakan kepada Ipda Muh. Rijal Paramassi, dengan peserta apel terdiri dari personel Polres Parepare dan seluruh siswa latja.

Latihan kerja ini direncanakan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 24 April hingga 7 Mei 2026. Selama masa tersebut, para siswa akan ditempatkan pada lima satuan fungsi di Polres Parepare guna memperoleh pengalaman langsung dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Dalam amanat Kapolres Parepare yang dibacakan oleh pimpinan apel, para siswa ditekankan untuk memanfaatkan masa latihan kerja secara optimal sebagai sarana belajar. “Gunakan waktu latihan kerja ini sebaik-baiknya untuk belajar, bukan untuk bersantai. Jadikan ini sebagai bekal dalam mengenali lingkungan tugas sebagai anggota Polri,” demikian disampaikan dalam amanat tersebut.

Selain itu, siswa juga diingatkan untuk senantiasa menjaga perilaku dan menghindari tindakan yang dapat mencederai nama baik institusi Polri. Disiplin, etika, serta tanggung jawab menjadi hal utama yang harus dijunjung tinggi selama menjalani latihan kerja.

Penekanan khusus juga diberikan terkait kewajiban ibadah, terutama bagi siswa yang beragama Islam. Seluruh peserta diminta untuk melaksanakan salat lima waktu secara berjamaah. Bahkan, setiap aktivitas latihan diwajibkan dihentikan sementara saat waktu salat tiba, guna memberikan kesempatan kepada siswa untuk beribadah di masjid.

Melalui kegiatan latihan kerja ini, diharapkan para siswa SPN Batua mampu mengasah kemampuan teknis, memperkuat mental, serta membentuk karakter sebagai anggota Polri yang profesional dan berintegritas.

  • Bagikan