MAKASSAR, RAKYATSULBAR.COM – Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persiapan Evaluasi Lapangan Pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi pada Sabtu–Ahad, 6–7 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan fakultas, tim kerja pembukaan program studi profesi, serta dosen yang terlibat dalam persiapan penyelenggaraan pendidikan profesi psikologi.
Kegiatan BIMTEK ini merupakan bagian dari upaya Fakultas Psikologi UNM untuk mematangkan seluruh dokumen, sumber daya, dan sistem pendukung yang dibutuhkan dalam menghadapi evaluasi lapangan pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Psikologi UNM menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh tim kerja pendidikan profesi yang telah menunjukkan dedikasi, kerja keras, dan komitmen dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan pembukaan program studi. Menurut beliau, pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran Fakultas Psikologi UNM dalam menghasilkan psikolog profesional yang kompeten, berintegritas, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.
Beliau juga menegaskan bahwa fakultas terus melakukan berbagai pembenahan dan penguatan, baik dari aspek kurikulum, sarana dan prasarana, tata kelola akademik, maupun pengembangan kualitas sumber daya manusia. “Evaluasi lapangan bukan sekadar proses verifikasi dokumen, tetapi menjadi kesempatan untuk menunjukkan kesiapan institusi dalam menyelenggarakan pendidikan profesi yang berkualitas dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Sebagai narasumber utama, kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Fendy Suhariadi, M.T., Psikolog, asesor senior psikologi yang memberikan bimbingan teknis sekaligus melakukan validasi terhadap dokumen pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi UNM. Dalam sesi pendampingan, beliau memberikan berbagai masukan strategis terkait aspek-aspek yang menjadi perhatian evaluator saat pelaksanaan evaluasi lapangan.
Prof. Fendy menekankan pentingnya memastikan kelayakan sumber daya manusia yang akan terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan profesi, baik dari aspek kualifikasi, kompetensi, maupun pengalaman profesional. Selain itu, seluruh dokumen yang dipersyaratkan harus tersedia secara lengkap, sistematis, dan didukung bukti fisik yang memadai sebagai bahan verifikasi pada saat evaluasi lapangan.
Lebih lanjut, beliau mengingatkan bahwa program profesi tidak hanya harus memenuhi persyaratan pembukaan, tetapi juga memiliki strategi pengembangan yang jelas dan berkelanjutan. Program studi perlu menunjukkan kesiapan dalam mengembangkan layanan psikologi yang mencakup aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, kesiapan tersebut harus tercermin dalam desain pembelajaran dan praktik profesi yang mampu menangani berbagai kasus psikologi pada level individu, kelompok, maupun organisasi. Dengan demikian, lulusan Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi diharapkan memiliki kompetensi profesional yang komprehensif dan relevan dengan tantangan dunia kerja serta kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan BIMTEK yang berlangsung selama dua hari ini, Fakultas Psikologi UNM berharap seluruh indikator dan persyaratan yang diperlukan dalam evaluasi lapangan dapat dipersiapkan secara optimal. Dengan dukungan seluruh sivitas akademika serta pendampingan dari para ahli, Fakultas Psikologi UNM optimistis dapat mewujudkan pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan psikologi di Indonesia.
Kegiatan ini berlangsung di hotel mercure Makassar.








