MAKASSAR, RAKYATSULBAR.COM – Sebanyak 86 peserta rombongan dari TPQ Nurul Muttahidah melaksanakan kunjungan edukatif ke dalam rangka menambah wawasan keislaman, pendidikan, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Rombongan yang terdiri dari para santri dan orang tua santri tersebut disambut hangat oleh Wakil Direktur pondok pesantren, ustadz Mursyid bersama para pembina lainnya serta Tim Hijau dari kalangan santri pondok. Suasana penyambutan berlangsung penuh keakraban dan semangat kekeluargaan.
Dalam sambutannya, Ustadz Mursyid menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut serta berharap kegiatan seperti ini dapat mempererat ukhuwah sekaligus memberikan inspirasi bagi para santri untuk terus semangat menuntut ilmu dan menjaga lingkungan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan nonton bareng film sejarah IMMIM, selayang pandang kehidupan santri di pondok pesantren, serta pemutaran film Eco Pesantren yang memperlihatkan berbagai program kepedulian lingkungan yang dijalankan oleh santri.
Prosesi nonton bareng dipandu oleh ustadz Muhammadiyah Yunus yang menjelaskan bahwa kampus pondok pesantren immim putra selain dikenal sebagai pesantren ramah lingkungan, juga merupakan salah satu pondok pesantren yang menerapkan program pesantren ramah anak, juga sebagai pesantren digital dimnaa santri juga dituntun menjadi santripreneur.
Para peserta kemudian diajak berkeliling mengunjungi green house pondok pesantren untuk melihat berbagai jenis tanaman dalam penyemaian dan perawatannya sekaligus melihat langsung sistem pembinaan santri berbasis lingkungan. Tidak hanya itu, rombongan juga mengunjungi rumah daur ulang, tempat para santri belajar memanfaatkan barang bekas menjadi produk yang bernilai guna dan bernilai ekonomi.
Kegiatan semakin menarik ketika para peserta mengikuti pelatihan mengolah sampah menjadi barang bermanfaat. Dengan penuh antusias, para santri TPQ dan orang tua mencoba membuat berbagai kreasi sederhana dari bahan bekas yang dipandu langsung oleh Tim Hijau santri pondok.
Selain kegiatan edukasi lingkungan, rombongan juga melaksanakan ziarah ke makam pak Ridwan Abdullah yang dikenal sebagai sosok yang berjasa dalam pembangunan kampus Pondok Pesantren IMMIM Putra di Moncongloe. Ziarah berlangsung khidmat dan penuh penghormatan atas jasa dan perjuangan beliau dalam pengembangan pendidikan Islam.
Kunjungan tersebut juga memberi kesempatan kepada peserta untuk menyaksikan secara langsung kemampuan para santri kelas 1 dalam menyampaikan pidato serta berdialog menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris. Penampilan para santri mendapat apresiasi dan kekaguman dari para tamu yang hadir.
Ustadz Fahmi yang merupakan kepala TPQ Nurul Muttahidah sekaligus sebagai salah seorang pendamping rombongan menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas pengalaman berharga tersebut. Menurutnya, kunjungan ini bukan hanya menjadi ajang rekreasi edukatif, tetapi juga memberikan motivasi bagi anak-anak untuk lebih semangat belajar, mandiri, serta peduli terhadap lingkungan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi positif antara lembaga pendidikan Al-Qur’an dan pesantren dalam mencetak generasi Islami yang berilmu, berakhlak, serta memiliki kepedulian terhadap kelestarian alam dan lingkungan.








